BMPS Tuding Disdik Cuma Akal-akalan

BMPS Tuding Disdik Cuma Akal-akalan

BMPS Tuding Disdik Cuma Akal-akalan

BMPS Tuding Disdik Cuma Akal-akalan
BMPS Tuding Disdik Cuma Akal-akalan

Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BPMS) Kota Bekasi menuding

pembangunan unit sekolah baru (USB) SMPN melalui merger atau penggabungan SDN cuma akal-akalan Dinas Pendidikan setempat untuk memainkan anggaran bantuan operasional sekolah (BOS).

”Ini akal-akalan berupa permainan politik anggaran yang saat ini ditujukan kepada Pemerintahan Kota Bekasi melalui Dinas Pendidikan tentang pembangunan sekolah SMPN yang tidak sesuai SOP (standar operasional prosedur) dan tidak memenuhi SPM (standar pelayanan minimal),” kata Sekretaris BMPS Kota Bekasi, Ayung Sardi Dauly, kepada Radar Bekasi, belum lama ini.

Menurut dia, pemkot Bekasi membuka tujuh SMPN baru melalui merger SD pada tahun ajaran baru ini. Ketujuh sekolah tersebut yakni, SMPN 50, SMPN 51, SMPN 52, SMPN 53, SMPN 54, SMPN 55, dan SMPN 56.

Lanjut dia, masing-masing SMPN memiliki 3 kelas, dengan jumlah siswa per

kelasnya 32 orang. Ia pun mengajak untuk menghitung akalan-akalan Disdik agar serapan dana BOS ke sekolah negeri lebih maksimal.

”Dari 21 kelas baru, coba kita hitung saja berapa dana yang akan terserap setiap bulannya untuk sekolah negeri. Dana BOS diterima per siswa Rp 60 ribu, kalo mau seperti itu cobalah pemerintah sama ratakan dana BOS Swasta yang Rp25 ribu per siswa,” katanya.

Pembangunan tujuh SMPN tersebut dinilai Ayung sebagai hal yang ganjil. Pasalnya, ada tiga kelas yang sudah menerima siswa baru tahun ini, padahal belum lama direncakana oleh pemerintah setempat.

”Awalnya pemerintah menyatakan bahwa pembangunan sekolah baru masih

dalam tahap kajian atau wacana saja, tetapi saya lihat di putusan Perwal bahwa sekolah terkait sudah beroperasi,” tuturnya.

Ayung sangat keberatan dengan pembangunan SMPN melalui merger SD. Sebab, dikhawatirkan akan membuat penurunan jumlah siswa yang bersekolah ke swasta.

 

Baca Juga :

 

 

Pencak Silat jadi Ekskul Primadona

Pencak Silat jadi Ekskul Primadona

Pencak Silat jadi Ekskul Primadona

Pencak Silat jadi Ekskul Primadona
Pencak Silat jadi Ekskul Primadona

SMKN 8 Kota Bekasi memperkenalkan 15 ekstrakurikuler (ekskul) yang

dimiliki kepada peserta didik baru pada hari terakhir masa pengenalan lingkungan sekolah. Pencak silat menjadi ekskul primadona siswa baru.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMKN 8 Kota Bekasi, Nis Warman, menuturkan 15 ekskul di sekolah ini diantaranya paskibra, pramuka, basket, futsal, pencak silat, dan japanese club. Menurutnya, siswa baru wajib mengikuti salah satu kegiatan ekskul.

 

”Pencak silat menjadi ekskul primadona para peserta didik baru,” kata Nis,

kepada Radar Bekasi, Rabu (17/7).

Lebih lanjut, Nis mengatakan, ekskul pencak silat di SMKN 8 Kota Bekasi telah mampu meraih 8 kali juara dalam 11 kali perlombaan tingkat Internasional yang diikuti.

”Kita sudah 3 kali juara 1 dan 5 kali juara 2 dan 3. Alhamdulilah itu tentunya suatu prestasi yang membanggakan bagi kami selaku pihak sekolah,” ungkapnya.

Rencananya, pihak sekolah bakal menambah empat ekskul keagamaan

seperti marawis, hadroh, dan gambus. Penambahan ini dilakukan untuk memenuhi peminatan siswa.

”Penambahan ini dilakukan sebagai upaya sekolah mewadahi peminatan siswa dan sebagai penanggulangan kenakalan anak,” tukasnya.

Kepala Sekolah SMKN 8 Kota Bekasi, Eden Hedi, menambahkan siswa baru wajib memilih salah satu ekskul untuk diikutinya. Menurutnya, ekskul untuk mengeluarkan kretifitas dibidang non akademik.

”Ekstrakulikuler disini beragam, siswa bisa memilih sesuka hati mereka,” ujarnya.

 

Sumber :

https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/

Saka Bahari Bersih-Bersih Tugu Patriot

Saka Bahari Bersih-Bersih Tugu Patriot

Saka Bahari Bersih-Bersih Tugu Patriot

Saka Bahari Bersih-Bersih Tugu Patriot
Saka Bahari Bersih-Bersih Tugu Patriot

Aksi bersih-bersih Tugu Patriot yang dilakukan oleh Satuan Karya Pramuka

(Saka) Bahari Kota Bekasi, bersama pramuka lainnya patut diacungi jempol. Pasalnya, tugu tersebut merupakan monumen bersejarah yang harus dirawat dan dilestarikan.

Sebanyak 60 anggota Saka Bahari mengikuti aksi bersih-bersih Tugu Patriot yang berada di area komplek Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, belum lama ini. Mereka tampak mengambil tiap sampah di area tugu, kemudian mengangkutnya menggunakan karung.

Tugu ini telah berdiri sejak tahun 1975 pada masa pemerintahan Bupati Abdul

Fatah. Monumen ini melambangkan kegigihan dan kepatriotan rakyat Bekasi dalam mengusir penjajah dan mencapai kemerdekaan, sampai Bekasi dijuluki ’Kota Patriot’.

Terdapat 5 bangunan yang berbentuk bambu runcing dan tinggi 17 meter yang melambangkan pancasila dan hari kemerdekaan RI. Dan disekitar tugu juga terdapat relief perjuangan rakyat Bekasi dan syair dari Chairil Anwar ’Karawang-Bekasi’.

”Aksi bersih-bersih ini kami lakukan dilakukan agar terbentuk nilai-nilai

patriotisme dan karakter bagi generasi muda,” kata Letkol Laut dan Ketua Majelis Pembimbing Saka Bahari Kota Bekasi, Heri Sutrisno.

Heri menyadari, situs bersejarah harus tetap dijaga dan dilestarikan agar dapat dinikmati oleh generasi selanjutnya dikemudian hari. Apalagi Tugu Patriot menjadi kebanggan warga Kota Bekasi.

Aksi yang dilakukan oleh anggota Saka Bahari dan pramuka lainnya ini merupakan bentuk aksi nyata dalam merawat benda bersejarah. ”Kami bukan hanya berbicara dan berwacana, tetapi aksi nyata dengan cara terjun langsung di lapangan dengan cara kerja bersih-bersih,” tukasnya

 

Sumber :

https://ruangseni.com/

Oppo Reno S Bakal Dibekali Baterai Besar?

Oppo Reno S Bakal Dibekali Baterai Besar

Oppo Reno S Bakal Dibekali Baterai Besar?

Oppo Reno S Bakal Dibekali Baterai Besar
Oppo Reno S Bakal Dibekali Baterai Besar

Oppo disebut bakal merilis smartphone baru. Pasalnya, brand teknologi itu

diketahui tengah mempersiapkan perangkat Reno S. Adapun hal ini diketahui dari sertifikasi yang beredar.

Melansir dari laman GSMArena (17/01), muncul sertifikasi dengan kode CPH2015 yang tak lain Oppo Reno S. Kabarnya, perangkat Reno S secara khusus di Indonesia, sementara di India bakal bernama Oppo A31.

Lembar sertifikasi mengungkap, Reno S bakal ditenagai oleh chipset

MediaTek. Adapun prosesor 2GHz ini mendukung kapasitas baterai 4230mAh yang cukup besar. Selain itu, terkuak pula ponsel Reno S mendukung koneksi LTE dan Bluetooth 5.0.

Baca juga: Oppo F15 Debut di India

Disisi sistem antarmuka, tetap menggunakan UI milik Oppo sendiri, yakni ColorOS 6.1.2. Dengan begitu, kemungkinan ponsel bakal menjalankan Android Pie. Kabarnya, juga bakal menerima update ColorOS 7.

Sementara, di FCC mengungkap Reno S akan mengusung layar water drop.

Tentunya ini berbeda dengan Reno series lainnya yang mengusung sirip hiu atau kamera pop-up. Disisi bawah, diprediksi ada Port USB dan jack audio 3,5.

Sayangnya, informasi yang beredar masih sangat terbatas. Selain itu, belum ada konfirmasi dari pihak Oppo terkait kehadiran Reno S di Indonesia. Kita tunggu saja.

 

Baca Juga :

Huawei Kirimkan 240 Juta Ponsel selama 2019

Huawei Kirimkan 240 Juta Ponsel selama 2019

Huawei Kirimkan 240 Juta Ponsel selama 2019

Huawei Kirimkan 240 Juta Ponsel selama 2019
Huawei Kirimkan 240 Juta Ponsel selama 2019

Huawei mengalami tahun yang sangat penting di tahun 2019, memperkenalkan ponsel lipat Mate X dan dua smartphone terbaik di pasaran, P30 Pro dan Mate30 Pro.

Terlepas dari perang dagang dengan AS, perusahaan berhasil meningkatkan pengirimannya di seluruh dunia. Selama 2019, Huawei mengklaim mengirimkan 240 juta ponsel di seluruh dunia, dimana 6,9 jutanya adalah perangkat 5G.

Dari angka itu, jajaran P-series dan Mate-series meningkatkan jumlahnya hingga 50% setiap tahun.

Xu Zhijun, ketua Huawei Technologie, mengungkapkan perusahaan

memproyeksi perolehan pendapatan penjualan sekitar CNY850 miliar atau setara lebih dari Rp1.685 triliun, yang merupakan kenaikan 18% YoY.

Bisa dibayangkan, angka itu akan jauh lebih besar jika pemerintah AS tidak menekan perusahaan-perusahaan Amerika untuk berhenti berdagang dengan pabrikan Cina.

Tidak mengherankan, hasil keuangan perusahaan memang tidak seperti yang diproyeksi, tetapi Huawei berhasil bertahan dan siap untuk maju.

Xu Zhijun mengungkapkan target perusahaan pada tahun 2020 adalah untuk

mengembangkan lebih jauh ekosistem Huawei Mobile Service sebagai alternatif dari solusi Google sehingga tidak harus bergantung pada mitra dari negara lain.

Alasan Huawei berkinerja buruk dalam dua belas bulan terakhir adalah

kurangnya Layanan Google di smartphone Huawei terbaru, yang sangat tidak menarik bagi pelanggan di negara maju seperti Eropa Barat.

Perusahaan juga mengungkapkan mereka berhasil menjual lebih dari 2 juta unit Huawei Watch GT2 hanya dalam tiga bulan sejak pengenalan wearable device.

 

Sumber :

https://poekickstarter.com/

Apakah Konektivitas yang Lebih Cepat dengan 5G memicu Serangan yang Lebih Cepat?

Apakah Konektivitas yang Lebih Cepat dengan 5G memicu Serangan yang Lebih Cepat

Apakah Konektivitas yang Lebih Cepat dengan 5G memicu Serangan yang Lebih Cepat?

Apakah Konektivitas yang Lebih Cepat dengan 5G memicu Serangan yang Lebih Cepat
Apakah Konektivitas yang Lebih Cepat dengan 5G memicu Serangan yang Lebih Cepat

Seiring dengan perjalanan Indonesia melakukan transformasi digital

memasuki era Industri 4.0, implementasi 5G sudah sepantasnya menjadi bagian dari rencana itu. Hal ini tak mengejutkan, karena riset Canalys baru-baru ini menyebutkan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar smartphone dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara. Jaringan 5G yang memiliki latensi rendah dan badnwidth super tinggi diperkirakan dapat menangani hingga satu juta perangkat per kilometer persegi. Angka ini cukup signifikan karena berdasarkan perkiraan IDC pada 2025 nanti akan ada 41,6 miliar perangkat IoT (Internet of Things) yang terhubung di seluruh dunia.

Namun, manfaat yang didapat dari jaringan 5G juga dapat digunakan untuk

melakukan berbagai tindakan kejahatan. Volume dan kecepatan aliran data yang tinggi pada jaringan 5G serta peningkatan jumlah perangkat yang diperkirakan akan terhubung pada jaringan ini, memberikan peluang yang lebih besar bagi para pelaku kejahatan siber untuk meluncurkan serangan mereka. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi aparat, pembuat kebijakan, dan penyedia layanan di seluruh dunia.

Gelombang Kerentanan Baru di Jaringan 5G

IoT telah berkembang pesat, mulai dari penemuan pemanggang roti yang

dapat dikendalikan melalui Internet pada 1990, perangkat smart home yang terhubung ke Internet seperti Alexa dari Amazon, dan termasuk saat ini, sistem yang mengendalikan infrastruktur publik seperti jaringan listrik. Seiring dengan upaya Indonesia untuk mendorong dan mengimplementasikan inisiatif smart city, satu hal yang tidak berubah: perangkat IoT akan terus menjadi perangkat yang paling sering dieksploitasi karena belum adanya regulasi industri IoT. Fakta bahwa banyak produsen yang masih memproduksi perangkat IoT tanpa mempertimbangkan aspek keamanan, ditambah dengan miliaran perangkat IoT yang tidak memiliki perlindungan keamanan yang dibutuhkan, membuat para pelaku kejahatan memiliki banyak peluang untuk meluncurkan serangan tanpa harus mengeluarkan biaya yang mahal.

 

Sumber :

https://mlwcards.com/

Waspada, Iming-Iming Upgrade & Download Aplikasi FaceApp Pro

Waspada, Iming-Iming Upgrade & Download Aplikasi FaceApp Pro

Waspada, Iming-Iming Upgrade & Download Aplikasi FaceApp Pro

Waspada, Iming-Iming Upgrade & Download Aplikasi FaceApp Pro
Waspada, Iming-Iming Upgrade & Download Aplikasi FaceApp Pro

Waspada, Iming-Iming Upgrade Aplikasi FaceApp Pro – Beberapa waktu belakangan ini, aplikasi untuk mengedit wajah menjadi nampak labih tua bernama FaceApp sedang naik daun dan populer di kalangan pengguna smartphone baik untuk iOS maupun Android.

Namun rupanya, kepopuleran aplikasi besutan startup asal Rusia ini di manfaatkan oleh sejumlah kriminal dunia maya untuk menjerat korban. Modusnya, pengguna di iming-imingi untuk mengupgrade aplikasi mereka ini menjadi FaceApp Pro.
Muat Lebih

Waspada, Hacker Bisa Ambil Alih Akun TikTok Lewat Celah IniApple Bersedia Membayar Rp 14 M Bagi Penemu Bug di Perangkat MerekaKetahuan Kumpulkan Data, Google Tendang Avast & AVG dari Chrome Web Store

Pengguna yang tidak waspada, akan dengan mudah terjebak dengan rayuan

ini. Imbasnya, ketika pengguna menginstall FaceApp Pro abal-abal ini, maka akan di domplengi dengan malware yang tentu sangat berbahaya bagi perangkat yang digunakan.

Menurut laporan yang dikeluarkan oleh peneliti kemanan digital ESET, jika anda mengetikan kata kunci “FaceApp Pro” di mesin pencarian Google, akan muncul jutaan hasil yang menampilkan isi sesuai dengan deskripsi pencarian tersebut.

Jika pengguna ingin mencari aplikasi mod, untuk FaceApp Pro secara gratisan di Internet di khawatirkan akan terjebak di salah satu situs yang nemawarkan aplikasi edit wajah versi Pro yang palsu.

Dari sejumlah temuan yang di laporkan oleh pihak ESET, menunjukkan bahwa para kriminal cyber ini menggunakan dua cara yang digunakan untuk menipu korban demi meraup pundi-pundi uang melalui versi “FaceApp Pro” abal-abal.
Baca Juga : Bos Telegram Sarankan Pengguna Uninstall WhatsApp. Ini Alasannya

Pertama, penipu atau scammer akan mengarahkan pengguna untuk masuk

kesitus “FaceApp Pro” yang palsu dan sudah di desain sedemikian rupa scammer. Ada juga hasil pencarian di google yang mengarahkan pengguna untuk menonton video di YouTube dengan embel-embel “FaceApp Pro”.

Yudhi Kukuh, selaku IT Security Consultant ESET Indonesia, menjelaskan ” Dunia maya memiliki dua sisi yang berlawanan, sesuatu yang kita anggap menyenangkan ternyata bisa membahayakan,”

“Berdasarkan pengalaman, hyper pasti menarik scammer, dan semakin besar sensasinya, maka semakin tinggi risiko korban penipuan jatuh.” jelas Yudi

Karena itu, menurut Yudi, ketika mengikuti sesuatu yang sedang hype atau

sedang tren, maka “pengguna harus ingat untuk tetap pada prinsip-prinsip dasar keamanan seperti selalu mengunduh apps di tempat resmi yang telah disediakan”. jelas Yudi lebih lanjut seperti di kutip dari laman Liputan6.

 

Baca Juga :

Kapan iPhone 11 Rilis ?, Ini Analisa dan Perkiraan Tanggalnya

Kapan iPhone 11 Rilis , Ini Analisa dan Perkiraan Tanggalnya

Kapan iPhone 11 Rilis ?, Ini Analisa dan Perkiraan Tanggalnya

Kapan iPhone 11 Rilis , Ini Analisa dan Perkiraan Tanggalnya
Kapan iPhone 11 Rilis , Ini Analisa dan Perkiraan Tanggalnya

Setelah sekian lama di nanti, akhirnya teka teki kapan iPhone 11 rilis sedikit demi sedikit mulai terkuak. Pasalnya pihak Apple dikabarkan akan segera merilis iPhone 11 pada September 2019 mendatang.

Kendati demikian, sejauh ini belum ada kepastian kapan tanggal dan waktu

yang tepat terkait perilisan seri iPhone terbaru ini.
Muat Lebih

Oppo F15 Resmi Dirilis, Intip Spesifikasi dan Harganya disiniBeberapa Aksesori Smartphone yang Bakal Tren di 2020 IniRealme 5i, Harga Cuma Sejutaan RAM 3GB dan 4 Kamera

Namun, sudah menjadi kebiasaan pihak Apple yang selalu memilih bulan September sebagai bulan favorit Apple untuk meluncurkan iPhone maupun Apple Watch generasi terbarunya.

Selain itu, sistem operasi iOS versi baru yang biasanya dipamerkan di ajang Apple WWDC di bulan yang sama, maka kemungkinan besar bulan September ini juga akan di pilih Apple untuk merilis iPhone 11.
Baca Juga : Usung Kamera 48MP dan Tanpa Notch, Ini Spesifikasi Asus Zenfone 6

Sementara untuk tanggal pastinya, ini yang masih menjadi misteri dan banyak

pihak yang menduga-duga kapan iPhone 11 ini akan di rilis ke publik.

Dalam analisa yang di muat dalam laman 9to5Mac, di jelaskan jika pihak Apple selalu mengadakan acara di minggu kedua bulan September, tepatnya pada Selasa atau Rabu.

Selain kebiasaan tersebut, perusahaan pimpinan Tim Cook tersebut juga selalu menghindari tanggal 11 September untuk membuat acara pada setiap tahunnya.

Misalnya saja, saat peluncuran iPhone X tahun lalu di lakukan pada Rabu, 12

September 2018, Selasa, 12 September 2017 peluncuran iPhone 8, Rabu, 7 September 2016 peluncuran iPhone 7 dan pada Rabu, 9 September 2015 di pilih sebagai hari peluncuran iPhone 6s.

 

Sumber :

https://nashatakram.net/clash-of-lords-apk/

Call of Duty: Mobile Akan Sambangi Android dan iOS Oktober 2019

Call of Duty Mobile Akan Sambangi Android dan iOS Oktober 2019

Call of Duty: Mobile Akan Sambangi Android dan iOS Oktober 2019

Call of Duty Mobile Akan Sambangi Android dan iOS Oktober 2019
Call of Duty Mobile Akan Sambangi Android dan iOS Oktober 2019

Teka-teki akan kehadiran game bergenre first-person shooter (FPS) Call of Duty (CoD) untuk versi mobile akhirnya terjawab sudah.

Activision, selaku pengembang game tersebut dikabarkan akan segera merilis game ini untuk platform Android dan iOS pada awal Oktober 2019 mendatang.
Muat Lebih

Turnamen Free Fire Master League Season I Siap digelar, Berhadiah Rp 1,2 MTerjun kedunia E-Sports, Ariel Noah Bentuk Tim Bernama The PillarsDaftar Game Terbaru yang Akan Rilis Januari 2020

Mengutip dari laman blog resmi mereka, Game ini nantinya akan berjudul Call

of Duty: Mobile, merupakan hasil kerja sama Activision dengan raksasa game Tencent, akan siap dimainkan di preangkat mobile pada tepat pada 1 Oktober 2019 mendatang.

“Game yang sangat dinantikan, Call of Duty: Mobile, akan diluncurkan di seluruh dunia pada 1 Oktober 2019,” jelas pihak Activision dalam informasi yang mereka rilis dalam laman resmi blog mereka.
Baca Juga : Terkuak, Inilah Alasan Mengapa di Game Free Fire Tak Ada Pintu

Ini merupakan kabar gembira bagi penggemar game mobile. Karena pemain akan di sajikan ragam pilihan menarik dalam memilih game untuk di mainkan di perangkat mobile, khususnya game dengan genre sejenis.

Lantas, apa perbedaan game Call of Duty: Mobile dengan versi Desktop atau

konsol ? Fitur-fitur apa yang akan disuguhkan oleh pengembang ?

Masih melansir dari laman blog mereka, pihak pengembang nantinya akan menyuguhkan permainan dengan beberapa mode permainan. Beberapa di antaranya adalah mode multiplayer (co-op) dan battle royale.

Dengan adanya mode battle royale ini , Call of Duty: Mobile diprediksi akan

menjadi game pesaing PUBG Mobile yang mengusung konsep yang sama.

Di mana dalam mode ini, 100 orang akan bertahan hidup dengan berperang di dalam satu peta (map), hingga satu orang atau satu tim akan keluar sebagai pemenangnya.

 

Sumber :

https://id.karinov.co.id/2020/01/fungsi-fakta-ilmiah-teks-eksplanasi.html

Prosedur Kompilasi dan Review

Prosedur Kompilasi dan Review

Prosedur Kompilasi dan Review

Prosedur Kompilasi dan Review
Prosedur Kompilasi dan Review
Banyak perusahaan nonpublik meminta laporan keuangan mereka di-review atau dikompilasi oleh akuntan publik, bukan untuk diaudit. Manajemen perusahaan yakin bahwa audit tidak diperlukan karena tidak ada persyaratan dari bank atau pun pengawas dan laporan untuk penggunaan internal juga tidak perlu diaudit. Sebaliknya perusahaan dapat melibatkan akuntan publik untuk membantu menyusun laporan keuangan, baik untuk penggunaan internal, sesuai permintaan kreditur. Bergantung pada jumlah pinjaman, kreditur mungkin memerlukan kompilasi atau telaah laporan keuangan, bukan audit. Telaah laporan keuangan memberikan assurance terbatas pada laporan keuangan, sedangkan kompilasi tidak memberikan assurance atas laporan yang disajikan.
Standar untuk kompilasi dan telaah laporan keuangan disebut Pernyataann Standar Jasa Akuntansi dan Review (PSAR). Karena assurance yang diberikan kompilasi dan telaah jauh dibawah audit, jasa ini tidak terlalu memerlukan bukti-bukti dan biayanya lebih rendah daripada audit. Karena jasa review dan kompilasi tidak memberikan assurance seperti di audit, maka akuntan dan klien harus membangun pemahaman bersama tentang jasa yang akan diberikan, terutama melalui perjanjian tertulis.
JASA KOMPILASI
Sebuah penugasan untuk jasa kompilasi didefinisikan dalam PSAR sebagai salah satu hal yang dipersiapkan akuntan saat membuat dan menyajikan laporan keuangan kepada klien atau pihak ketiga tanpa memberikan assurance dari akuntan publik tentang laporan tersebut. Laporan ini biasanya digunakan oleh manajemen untuk urusan internal, meskipun dapat juga diberikan kepada pengguna eksternal. Akuntan publik tidak perlu menjadi independen dalam melakukan kompilasi dan laporan keuangan tersebut dapat ditebitkan tanpa adanya penjelasan tambahan.
“Kami telah melakukan kompilasi neraca PT Wasito Prima tanggal 31 Desember 2007 serta laporan laba/rugi, laporan perubahan ekuitas, dan laporan aliran kas yang berkaitan utuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Pernyataan Standar Jasa Akuntansi dan Review yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia.
Suatu kompilasi terbatas pada penyajian informasi dalam bentuk laporan keungan yang merupakan representasi manajemen (pemilik). Kami tidak melakukan audit atau telaah terhadap laporan keuangan terlampir tersebut dan, oleh karena itu, kami tidak menyatakan pendapat atau bentuk keyakinan lain atas laporan keuangan tersebut.”
Ketika akuntan menyampaikan laporan keuangan yang dimaksudkan untuk digunakan oleh puhak ketiga, mereka diwajibkan mengeluarkan laporan kompilasi yang menyertai laporan. Akuntan tidak diizinkan menyiapkan dan menyajikan laporan keuangan untuk klien yang menyerahkan laporan tersebut kepada penguna eksternal tanpa memenuhi persyaratan penugasan kompilasi, termasuk penerbitan laporan kompilasi. Ketika akuntan tidak menginginkan laporan tersebut digunakan oleh pihak ketiga, mereka tidak wajib mengeluarkan laporan kompilasi asalkan mereka mendokumentasikan, dalam surat penugasan, pemahaman mengenai jasa yang akan dilakukan dan pembatasan bahwa laporan keuangan ditujukan hanya bagi manajemen.
Kompilasi yang Menghapus Seluruh Pengungkapan (contoh soal kasus) Auditor telah melakukan kompilasi PT Wasito Prima tanggal 31 Desember 2007 serta laporan laba/rugi, laporan perubahan ekuitas, dan laporan aliran kas yang berkaitan untuk tahun yang berakhir tanggal tersebut sesuai dengan Pernyataan Standar Jasa Akuntansi dan Review yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia.
Suatu kompilasi terbatas pada penyajian informasi dalam bentuk laporan keuangan yang merupakan representasi manajemen (pemilik). Auditor tidak melakukan audit atau telaah terhadap laporan keuangan terlampir tersebut dan tidak menyatakan pendapat atau bentuk keyakinan lain atas laporan keuangan tersebut.
Manajemen memutuskan untuk tidak memasukkan hampir semua pengungkapan material, yang diharuskan oleh prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia. Jika pengungkapan yang tidak dimasukkan tersebut disajikan dalam laporan keuangan, mungkin hal tersebut akan mempengaruhi kesimpulan para pemakai laporan keuangan tentang posisi keuangan, hasil usaha, dan arus kas perusahaan. Oleh karena itu, laporan keuangan ini tidak dirancang untuk mereka yang tidak mengetahui tentang masalah seperti itu.
Persyaratan Kompilasi, kompilasi tidak membebaskan akuntan dari pertanggungjawaban karena mereka perlu bertanggung jawab dalam menjalankan seluruh jenis penugasan. Dalam penugasan kompilasi, akuntan harus menjalankan prosedur sebagai berikut:
  • Memperoleh pemahaman bersama klien mengenai jenis dan keterbatasan jasa yang diberikan dan penjelasan atas laporan, jika laporan akan diterbitkan.
  • Memiliki pengetahuan tentang prinsip-prinsip akuntansi dan praktik industri klien.
  • Memahami klien, termasuk sifat transaksi bisnisnya, pencatatan akuntansi, dan misi laporan keuangan.
  • Melakukan Tanya jawab untuk menentukan apakah informasi klien memenuhi persyaratan.
  • Membaca kompilasi laporan keuangan dan berhati-hati dengan hal-hal yang tidak dimasukkan atau kesalahan dalam perhitungan dan GAAP.

 

Akuntan tidak harus melakukan tanya jawab lainnya atau melakukan prosedur lain dalam verifikasi informasi yang diberikan oleh klien. Akan tetapi jika mereka menyadari bahwa laporan tidak disajikan secara wajar, maka mereka harus memperoleh informasi tambahan. Jika klien menolak untuk memberikan informasi, maka akuntan harus menarik diri dari penugasan kompilasi.
Bentuk Laporan PSAR menyebutkan tiga jenis laporan kompilasi. Penggunaan masing-masing laporan bergantung pada keputusan manajemen untuk memasukkan semua pengungkapan yang diperlukan dalam laporan keuangan.
  1. Kompilasi dengan pengungkapan penuh. Kompilasi jenis ini membutuhkan pengungkapan sesuai dengan GAAP.
  2. Kompilasi yang menghilangkan seluruh pengungkapan. Hal ini menunjukkan kata-kata yang tepat ketika akuntan mengompilasi laporan tanpa pengungkapan. Contohnya, manajemen juga memilih untuk tidak menyajikan laporan aliran kas. Jenis kompilasi akan diterima jika laporan menunjukkan kurangnya pengungkapan dan tidak adanya pengungkapan tersebut, menurut akuntan publik, tidak dilakukan dengan maksud menyesatkan pengguna. Laporan ini digunakan untuk manajemen.
  3. Kompilasi Tanpa Independensi. Seperti KAP dapat mengeluarkan laporan kompilasi meskipun laporan tersebut tidak independen dari klien, seperti yang didefinisikan oleh Kode Etik. Apabila akuntan tidak memiliki independensi, maka pada laporan harus menyatakan bahwa“ Kami tidak independen terhadap PT Wasito Prima.”

 

Jadi unsur-unsur jenis laporan kompilasi yang dibutuhkan, seperti:
  • Tanggal pada laporan akuntan adalah tanggal penyelesaian kompilasi.
  • Setiap halaman laporan keuangan yang dikompilasi oleh akuntan harus menyatakan “Lihat kompilasi laporan akuntan.”

 

Apabila klien tidak menggunakan GAAP, maka auditor harus memasukkan modifikasi yang sama dalam laporan kompilasi yang digunakan dalam laporan telaah.