Analisis Budidaya Usaha Budidaya Ayam Broiler

Analisis Budidaya Usaha Budidaya Ayam Broiler

Analisis Budidaya Usaha Budidaya Ayam Broiler
Analisis Budidaya Usaha Budidaya Ayam Broiler

Berikut admin paparkan Analisis Budidaya Usaha Budidaya Ayam Broiler.

Panen

  1. Hasil utama : Untuk usaha ternak ayam pedaging hasil utamanya adalah berupa daging ayam.
  2. Hasil tambahan : Usaha ternak ayam broiler atau pedaging adalah berupa tinja atau kotoran kandang dan bulu.

Pascapanen

Stoving

Penampungan ayam sebelum dilakukan pemotongan, Yang biasanya di letakkan di kandang penampungan (Houlding Ground).

Pemotongan

Pemotongan ayam di lakukan pada lehernya, Prinsipnya agar darah keluar keseluruhan atau sekitar 2/3 leher terpotong dan di tunggu 1-2 menit, Hal seperti ini agar kualitas daging bagus dan tidak mudah tercemar dan mudah busuk.

Pengulitan atau pencabutan bulu

Ayam yang telah terpotong tersebut di celupkan kedalam air panas (51,7-54,4 C) Dan lama pencelupan ayam broiler adalah (30 detik). Dan Bulu-bulu yang halus di cabut dengan membubuhkan lilin cair atau di bakar dengan nyala api biru.

Pengeluaran jeroan

Bagian bawah dubut di potong sedikit, Dan seluruh isi perut (Hati, Usus, Dan ampela) Di keluarkan. Isi perut tersebut dapat di jual atau dapat di sertakan pada daging siap, Di masak dalam kemasan terpisah.

Pemotongan Karkas

Kaki, dan leher ayam di potong, Tunggir di potong jika tidak di sukai, Setelah semua jeroan telah di keluarkan dan juga berkas telah di cuci bersih, Kaki ayam/paha di tekukan di bawah dubur, Lalu ayam di dinginkan lalu di kemas.

 

Analisis Budidaya usaha

Dasar perhitungan biaya : Yang di keluarkan dari pendapatan yang di peroleh dalam analisis ini anatara lain adalah :

  1. Jenis yang di pelihara adalah jenis ayam ras pedaging (broiler) dari strain (CP.707).
  2. Sistem pemeliharaan yang diterapkan dengan cara intensif pada kandang model postal.
  3. Luas tanah yang dp ergunakan yaitu 200 m 2 dengan nilai harga sewa tanah dalam 1 ha/tahun adalah Rp 1.000.000,-
  4. Kandang di buat dari kerangka bambu, Lantai tanah, Dan dinding terbuat dari Bilah-bilah bambu dengan alas dinding setinggi 30 cm, Terbuat dari batu bata yang plester dan atap menggunakan genteng.
  5. Ukuran kandang, Yaitu tinggi bagian tepinya 2,5 m, lebar kandang 5 m, dan lebar bagian tepi kandang 1,5 m.
  6. Lokasi peternakan dekat dengan sumber air dan listrik.
  7. Menggunakan alat pemanas (Brooder) gasolec dengan bahan bakar gas.
  8. Penerangan dengan lampu listrik.
  9. Umur ayam yaitu di mulai dari bibit yang berumur 1 hari.
  10. Litter/alas kaandang menggunakan sekam padi.
  11. Jenis pakan yang di berikan adalah : BR-1 untuk anak ayam umur 0-4 minggu dan BR-2 untuk umur 4-6 minggu.
  12. Tingkat kematian ayam diasumsikan 6%.
  13. Lama masa pemeliharaan yaitu 6 minggu (42 hari).
  14. Berat Rata-rata per ekor ayam diasumsikan 1,75 gram berat hidup pada saat panen.
  15. Harga ayam per kg berat hidup, Yaitu diasumsikan Rp 2500, Walau kisaran harga sampai mencapai Rp 3.000 Ditingkat peternak atau petani.
  16. Ayam di jual pada umur 6 minggu atau 42 hari.
  17. Nilai pupuk kandang yaitu Rp 60.000.
  18. Bunga bank yaitu 1,5%/Bulan.
  19. Nilai penyusutan kandang di perhitungkan dengan kekuatan masa pakai 6 tahun dan nilai penyusutan peralatan di perhitungkan dengan masa pakai 5 tahun.
  20. Perhitungan Analisis biaya ini hanya di perhitungkan sebagai pedoman dasar karena nilai/harga Sewaktu-waktu dapat mengalami perubahan.

 

Sekian terimakasih karena anda telah menyimak dan membaca artikel Tips Dan Teknik Budidaya Ayam Ras Pedaging (Broiler) tersebut, Semoga banyak manfaatnya untuk anda tentunya pengunjung blog ini.

 

Sumber: https://www.duniabudidaya.co.id