Bendahara SD Dilarang ’TELEDOR’

Bendahara SD Dilarang ’TELEDOR’

Bendahara SD Dilarang ’TELEDOR’
Bendahara SD Dilarang ’TELEDOR’

Tim Manajemen BOS APBN Kota Bogor memberikan bimbingan teknis

(bimtek) terhadap bendahara SD yang bekerja di Ke­camatan Bogor Timur. Tujuannya, agar bendahara SD memahami ten­tang penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diberikan melalui Anggaran Penda­patan Belanja Negara (APBN).

Kegiatan sendiri dilakukan di SDN Otista, Kelurahan Baranangsiang, kemarin.

”Bimtek kita berikan ter­hadap 28 bendahara SD yang be­kerja di Kecamatan Bogor Timur,” kata Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah Dasar (K3SD) Kecamatan Bogor Timur, Dede M Ilyas.

Untuk itu, Dede berharap pe­serta betul-betul mencermati se­mua materi yang diberikan panitia. Sehingga setelah mengikuti bimtek mereka bisa mempraktikkannya di masing-masing sekolahnya. ”Termasuk mereka dapat mengu­rangi timbulnya kesalahan peng­eluaran biaya yang tidak sesuai petunjuk pelaksana (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) yang ada,” ujarnya.

Sementara itu, Tim Manager BOS APBN Kota Bogor, Teddy Kusnadi,

menjelaskan, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan penguasaan bendaharawan dalam pembukuan dan penyusunan laporan pertang­gungjawaban serta meningkatkan kemampuan dan ketrampilan ben­dahara dalam melakukan pembu­kuan dan penyusunan laporan per­tanggungjawaban bendahara pada lembaga masing-masing.

”Mudah-mudahan setelah mengik­uti bimtek, peserta dapat mema­hami dan mengerti tugas dan tang­gung jawab bendahara penerimaan dan pengeluaran,” kata Teddy

 

Sumber :

https://rollingstone.co.id/