Cara Budi Daya Ikan Gurame

Cara Budi Daya Ikan Gurame

Cara Budi Daya Ikan Gurame

Cara Budi Daya Ikan Gurame
Cara Budi Daya Ikan Gurame

Ikan gurame tidak hanya mempunyai banyak kandungan gizi yang baik untuk kesehatan serta perkembangan anak-anak , ikan ini dapat mempunyai daging yang tebal serta enak dikonsumsi. Inilah kenapa ikan gurame kerap jadikan bahan makanan yang sehat juga berkelas. Dan juga Ikan gurame mempunyai prospek untuk dijadikanusaha yang cukup besar. Hal itu ditunjang dengan harga jual ikan gurame yang cukup tinggi dipasar. Kepopuleran ikan gurame juga ditunjang dengan karakter prestise yang ada pada ikan model ini. Harga nya yang mahal bikin ikan gurame banyak di sajikan di restoran berbintang serta pada jamuan berkelas. Hingga itu makin mensupport harga jual ikan gurame yang tinggi. Dalam artikel ini Anda bakal tahu bagaimana caranya budi daya ikan gurame yang agar hasilnya berkualitas.

Pengetahuan Budidaya Gurame

Pembudi daya ikan gurame sesungguhnya tak terlampau banyak , walau sebenarnya kesempatan di sebagian tempat sangat besar. Hal semacam ini mungkin saja dikarenakan oleh pembudidayaannya yang memerlukan waktu relatif lama dibanding dengan model ikan lain seperti nila misalnya. Ikan gurame sendiri bisa dibudidayakan lewat cara budidaya ikan gurame yang memerhatikan konstruksi kolam. Ukuran kolam yang baik rata-rata sebesar 5×10 mtr.. Anda bisa lakukan budidaya ikan gurame di kolam terpal , kolam tanah , serta kolam semen dapat juga memakai keramba jaring apung.

Kwalitas Kolam Pembudidayaan

Jika Anda membudidayakan ikan gurame dengan kolam terpal , Anda mesti memerhatikan kwalitas kolam terlebih dulu saat sebelum jadikan tempat pembudidayaan gurame. Saat sebelum bikin suatu kolam untuk cara budidaya ikan gurame , sebaiknya Anda membiarkan tanah yang bakal jadikan kolam sampai jadi kering serta retak-retak. Hal semacam ini ditujukan agar untuk meyakinkan bahwa seluruhnya mikroorganisme mati serta sesudah lakukan pengeringan sebaiknya tanah digemburkan untuk menyingkirkan kandungan amonia. Langkah Cara budidaya ikan gurame yang lain yaitu dengan menebarkan kapur dolomit yang berperan juga sebagai pembasmi kuman serta mikroorganisme yang tersisa di tanah.

Cara Pengisian Air Pada Kolam Budidaya

Untuk mengawali mengisikan air ke kolam sendiri mesti dikerjakan dengan cara bertahap. Yang pertama , isikan air hingga kolam penuh dengan air sepanjang satu minggu. Hal semacam ini mempunyai tujuan agar biota kolam fitoplankton tumbuh subur dalam kolam. Kolam yang dipenuhi fitoplankton bakal mempunyai warna kehijauan dibarengi tumbuhnya lumut. Serta kemudian , barulah gurame siap disebar. Dalam perawatan bibit gurame sendiri mesti memerhatikan kebersihan air kolam ikan. Cara budi daya ikan gurame juga termasuk juga lakukan perubahan air kolam yang dikerjakan sepanjang satu minggu sekali lakukan sepanjang dalam pembudidayaan. Air yang dikuras pasti mesti diberikan air baru yang mempunyai tujuan untuk melindungi aliran oksigen di air.

Pemberian Pakan Ikan Gurame

cara budidaya ikan gurame di kolam tembok ,cara budidaya ikan gurame di kolam tanah ,cara budidaya ikan gurame di kolam beton ,pakan ikan gurame ,cara budidaya ikan gurame di kolam ,

Pakan ikan gurame yang kami anjurkan yaitu yang mempunyai unsur nabati serta hewani. Gurame pada intinya yaitu ikan herbivora , tetapi juga memerlukan protein hewani yang dipunyai oleh kutu air atau cacing sutra juga sebagai makanan sumber protein hewaninya. Untuk makanan pokok ikan gurame sendiri yaitu pelet serta sayur hijau seperti selada air. Daun-daun yang dapat jadikan makanan juga sebagai cara budidaya ikan gurame yaitu daun singkong , pepaya , kangkungserta tauge.

Baca Juga: 

Cara Mudah Budidaya Belut

Cara Budidaya Belut

Cara Mudah Budidaya Belut

 

Cara Budidaya Belut

Latar Belakang Peluang Bisnis Belut

meningkatkan belut Jawa Timur ini adalah salah satu peluang bisnis yang menguntungkan. Belut memiliki bentuk seperti ular dari belakang tak berhubungan tidak ada sirip perut. belut ini memiliki skala membucur kecil. Dalam sirip dada sempurna, mata ditutup dengan kulit. lubang hidung bagian terletak di muka mata dan mulut sedikit miring melewati mata. Bentuk sirip dada kecil yang terletak di bagian belakang kepala adalah apa belut perbedaan. Bagi mereka yang tertarik dalam pertumbuhan, harus dibaca di Jawa Timur, belut, kita akan berada di sini untuk berbagi beberapa tips untuk penanaman!

ikan sidat termasuk ikan yang tidak suka cahaya. Ikan juga merupakan groundfish hobi seperti shelter saat siang hari, ketika matahari mulai merembes melalui sungai. Untuk masih punya masalah di Jawa Timur bertani belut begitu banyak. Sejak belut benih tetap sulit untuk mendapatkan. Belut memiliki kandungan vitamin yang sangat tinggi. Untuk budaya belut di Jawa Timur benar-benar hanya mengandalkan benih yang ditemukan di alam. Inilah sebabnya mengapa tanam sangat tergantung pada ketersediaan benih alam itu sendiri.

beberapa tips penting untuk dipertimbangkan ketika apa yang harus dilakukan di Jawa Timur budidaya belut.

 

• Suhu

benih mempertahankan belut lokal, belut dan suhu terbaik untuk merangsang pertumbuhan sekitar 29 derajat Celcius.

• salinitas

sebagai yang paling akurat pertumbuhan salinitas belut adalah 6 oleh 7 poin persentase.

• DO

ikan sidat perlu kandungan oksigen dapat menahan setidaknya 0,5 至 2,5 ppm

• PH

memakan waktu sekitar 7 pertumbuhan nilai pH belut ini – 8.

• kebutuhan gizi

kebutuhan nutrisi ikan belut, lemak, mineral , karbohidrat, protein dan vitamin bentuk.

tahap budaya

Selain faktor di atas, Anda yang ingin memulai peternakan belut di Jawa Timur, ia bisa melakukan tahapan penanaman berikut:

• pemisahan tahap pertama

proses tahap pembibitan untuk beradaptasi bentuk lingkungan buatan dengan diet buatan juga membuat sendiri benih pengenalan belut Anda. Tujuan dari tahap ini adalah untuk memperluas proses dalam gelas belut bibit belut pengukuran tuas. Jika Anda sudah memasuki tahap kedua oleh semua tahap pembibitan 1 begitu cepat. Dalam Glas belut stocking kaca belut dalam proses dapat diterima, di mana posisi Pemeliharaan selesai sesegera mungkin. Termasuk ikan stocking mereka sebelum air melalui posisi layanan di atas proses kemasan plastik mengambang, silakan diaklimatisasi.

• Pemisahan Tahap kedua

Tahap kedua meliputi tahap pembibitan, ukuran belut fingerling sekitar 10 gram per ekor disiapkan untuk memproduksi. Setelah itu siap untuk mempertahankan tahap ekspansi.

• Tahap pertama perluasan

Nah, pada tahap ini proses pembesaran lakukan belut. Tujuan kami adalah untuk memelihara dan mengembangkan belut hingga ukuran akhir setiap.

5 Langkah Budidaya Ikan Hias Komet

5 Langkah Budidaya Ikan Hias Komet

5 Langkah Budidaya Ikan Hias Komet

5 Langkah Budidaya Ikan Hias Komet
5 Langkah Budidaya Ikan Hias Komet

Apakah Anda tertarik untuk membudidayakan ikan hias komet? Peminat ikan komet di Indonesia terbilang cukup besar. Hal ini terlihat dari banyaknya kontes ikan ini yang selalu dipadati oleh peserta. Artinya ikan komet merupakan ikan hias yang cukup potensial untuk dibudidayakan.

Di habitat alaminya, ikan komet hidup di perairan dangkal dan berhawa sejuk. Keindahan warna badan ikan komet serta tingkah lakunya menjadi daya tarik tersendiri dari ikan ini.

Sayangnya ikan komet rentan terkena penyakit. Penyebab utamanya yaitu kotoran ikan ini yang berjumlah terlalu banyak dapat mencemari kondisi lingkungan. Makara kunci keberhasilan beternak ikan komet yaitu kebersihan air. Apabila Anda tertarik untuk membudidayakan ikan komet, silakan simak panduan langkah-langkahnya sebagai berikut!

Persiapan Tempat Pemijahan

Tempat pemijahan yang cocok untuk ikan komet berupa akuarium yang berukuran minimal 60 x 40 x 40 cm. Sebelum dipakai, akuarium tersebut wajib dicuci bersih dan dijemur di bawah sinar matahari terlebih dahulu.

Kemudian siapkan air bersih dengan mengendapkannya selama 24 jam dan diberikan aerasi. Isilah kawasan pemijahan dengan air hingga memenuhi 2/3 dari total volumenya.

Ikan komet tidak memelihara telur-telurnya. Telur yang dikeluarkan oleh ikan betina akan ditempelkan ke permukaan substrat. Anda mampu menggunakan tanaman air menyerupai eceng gondok sebagai substrat.

Sebelum dimasukkan ke air, eceng gondok direndam di dalam larutan Methylin blue berdosis 100 ppm selama 5-10 menit sehingga suci dari kuman dan panthogen.

Pemilihan Indukan

Ikan komet yang sudah matang gonad cukup mudah untuk dikenali. Ciri-ciri ikan jantan yang baik yaitu ada bintik-bintik menonjol di sirip dada, permukaan sirip dada terasa kasar, dan lubang genital akan mengeluarkan cairan putih bila badan diurut perlahan.

ikan cupang aduan – Sedangkan ikan betina yang telah matang memiliki tanda-tanda menyerupai sirip dada terasa halus dan tampak berbintik-bintik, lubang genital akan mengeluarkan cairan kuning kalau diurut perlahan, lubang genital berwarna kemerah-merahan, serta tekstur perut terasa lembek.

Tingkah laku ikan komet yang telah mengalami kematangan gonat juga sangat khas. Mereka akan saling berkejar-kejaran. Untuk ikan indukan, Anda mampu menggunakan ikan jantan dan ikan betina dengan perbandingan 1:2. Induk-induk ikan komet terpilih lantas dipindahkan ke dalam kawasan pemijahan.

Pelaksanaan Pemijahan

Proses pemijahan ikan komet biasanya akan terjadi pada waktu malam hingga dini hari. Kondisi di sekitar kolam harus dibuat setenang mungkin untuk mendukung berlangsungnya proses pemijahan ini.

Anda mampu memasukkan semua ikan komet indukan pada sore hari. Jika ikan sudah memijah, keesokan harinya akan terlihat telur-telur ikan komet yang menempel di permukaan substrat.

Penetasan Telur

Proses ini sepenuhnya dilakukan di dalam kolam pemijahan. Oleh karena itu, semua ikan indukan harus dikeluarkan dari kolam semoga tidak memakan telur tersebut. Rata-rata telur ikan komet akan menetas dalam tempo antara 2-3 hari.

Setelah semua telur dipastikan sudah menetas, keluarkanlah substrat dari akuarium semoga tidak mengganggu pergerakan larva. Selama 3-4 hari setelah menetas, larva-larva ikan komet tidak perlu diberi pakan karena masih mempunyai cadangan makanan di kantung telurnya.

Pemeliharaan Larva

Larva yang telah berumur 4 hari memiliki kondisi yang masih lemah, tetapi mereka sudah mulai berguru untuk mencari makanan. Makara Anda mampu memberinya pakan perhiasan untuk memenuhi syarat kelayakan guna mendukung pertumbuhannya.

Contohnya antara lain kutu air dan daphnia yang telah dicincang halus. Selanjutnya pakan perhiasan diberikan pada usia 15 hari untuk mempercepat pertumbuhan ikan komet.

Pada umur 1 bulan, anakan ikan komet sudah memiliki bentuk yang sempurna. Anda mampu melaksanakan penyeleksian kualitas bibit ikan tersebut dengan memperhatikan postur tubuh, warna kulit, dan tingkah lakunya.

Ikan komet yang mempunyai mutu rendah sebaiknya disingkirkan karena tidak akan memberi keuntungan apabila terus dipelihara.

Tips Memilih Indukan Ikan Nila Yang Baik

Tips Memilih Indukan Ikan Nila Yang Baik

Tips Memilih Indukan Ikan Nila Yang Baik

Tips Memilih Indukan Ikan Nila Yang Baik
Tips Memilih Indukan Ikan Nila Yang Baik

Apakah Anda memerlukan tips memilih indukan ikan nila yang baik? Ikan nila (Oreochromis niloticus) ialah ikan air tawar yang sering dibudidayakan untuk konsumsi. Ikan ini dipercaya berasal dari Afrika bab timur.

Ikan nila dapat berkembang sampai panjang tubuhnya mencapai 30 cm. Tubuh ikan ini berwarna hitam keabu-abuan dan bercorak pita gelap melintang.

Ketika ukurannya masih kecil, perbedaan ikan jantan dan betina belum dapat diketahui dengan pasti. Perbedaan jenis kelamin pada ikan nila gres bisa terlihat secara terperinci ketika bobot tubuhnya sudah mencapai 50 gram.

Mampu Memproduksi Benih yang Baik

Seperti yang sudah kau sebutkan di atas, untuk menerima indukan yang bisa memproduksi benih yang baik, pilihlah indukan yang unggul.

Indukan tersebut harus berasal dari varietas unggul, kondisinya sehat, dan tidak memiliki cacat. Indukan juga harus dalam kondisi yang matang serta dipilih yang sudah berpasangan.

Indukan Telah Memenuhi Syarat

ikan hiu megalodon – Sebaiknya pilihlah indukan yang sudah siap untuk melaksanakan proses pemijahan. Alasannya Anda tidak perlu merawat ikan tersebut lebih lama lagi sehingga dapat menghemat waktu, biaya, dan tenaga.

Syarat utama indukan ikan nila yang bagus yaitu berusia minimal 4-5 bulan dan memiliki bobot badan sekurang-kurangnya 120-180 gram.

Tingkat Pertumbuhannya Cepat

Semakin cepat pertumbuhan suatu ikan nila, semakin cepat pula Anda bisa memanennya. Hal ini berarti Anda dapat menghemat biaya, waktu, dan tenaga yang digunakan untuk pemeliharaan ikan tersebut.

Salah satu faktor yang mensugesti pertumbuhan ikan nila ialah asal usulnya. Disarankan sebelum membeli ikan indukan, lakukanlah survei selama beberapa bulan untuk mengamati pertumbuhan ikan nila di beberapa lokasi.

Teknik Mancing Ikan Cakalang Yang Unik

Teknik Mancing Ikan Cakalang Yang Unik

Teknik Mancing Ikan Cakalang yang Unik

Teknik Mancing Ikan Cakalang Yang Unik
Teknik Mancing Ikan Cakalang Yang Unik

Tahukah Anda, teknik mancing yang biasanya diterapkan untuk menangkap ikan cakalang agak berbeda dengan teknik-teknik yang lainnya. Pada teknik ini, kita sama sekali tidak memasang umpan pada kail, melainkan umpan hidup tersebut ditebar di sekitar kapal. Tujuannya untuk menarik perhatian ikan cakalang datang mendekat, meningkatkan nafsu makannya, dan merangsang ikan biar terbiasa menyambar umpan. Setelah jumlah ikan yang berkumpul semakin banyak dan semakin berangasan memakan umpan, maka segera dijatuhkanlah mata pancing yang tidak beringsang dan tanpa umpan.

Pada dasarnya, huhate merupakan alat pancing yang pas dipakai untuk memancing ikan-ikan yang hidup secara berkelompok dan ganas melahap umpan ibarat ikan tuna, cakalang, dan tongkol. Bagian-bagian alat pancing ini terdiri atas joran, tali, dan kail. Uniknya, kail tersebut tidak berkait terbalik sehingga ikan tangkapan mudah dilepas. Kail ini juga ditutupi dengan bulu ayam atau tali rafia untuk menyamarkan keberadaannya.

teknik mancing yang biasanya diterapkan untuk menangkap ikan cakalang agak berbeda dengan Simak Huhate, Teknik Mancing Ikan Cakalang yang Unik

Kapal yang digunakan untuk memancing dengan huhate sudah dimodifikasi sedemikian rupa. Bagian haluan dibuat menjadi lebih panjang untuk mempermudah para pemancing duduk di tepinya. Pada bab lambung diletakkan alat sprayer untuk menyemprotkan air sehingga kondisi di sekitar kapal lebih jernih. Sedangkan daerah penyimpanan umpan berupa ikat hidup ditaruh di dalam dek.

Apa saja peralatan yang diharapkan untuk memancing ikan cakalang?

Joran

Nelayan tradisional umumnya masih menggunakan joran bambu/galah. Batang bambu yang dipilih berasal dari jenis bambu kuning dan sudah berumur cukup renta sehingga memiliki daya elastisitas yang baik. Panjang joran sekitar 2-2,5 m dengan diameter pangkal 3-4 cm dan diameter ujung 1-1,5 cm.

Tali Primer

umpan ikan mas – Tali utama terbuat dari materi sintesis atau polyethylene. Panjangnya berkisar antara 1,5-2 m tergantung teknik pemancingan, panjang joran, tinggi haluan kapal, dan jarak penyemprotan air. Adapun diameter tali tersebut yakni 2,5 cm dengan nomor tali 7.

Tali Sekunder

Tali sekunder berfungsi untuk mencegah kail terputus dari tali primer akhir gigitan ikan. Tali pembantu main line ini terbuat dari monofilament berupa tasi yang mempunyai warna putih. Panjang tali sekunder yang diharapkan sekitar 20-25 cm.

Kail

Mata pancing yang dipakai untuk memburu ikan cakalang ialah kail yang tidak berkait balik. Biasanya, nelayan menggunakan kail yang bernomor 2,5-2,8. Kail dilengkapi dengan timah silinder yang memiliki panjang 2 cm dan diameter 8 mm. Pasang juga bulu ayam atau tali rafia di mata kail sebagai umpan tiruan sekaligus menyamarkan keberadaannya.

Salam Mancing Mania Punya pengalaman mancing ikan cakalang? Share di sini ya!

4 Cara Mancing Ikan Tuna yang Lengkap!

4 Cara Mancing Ikan Tuna yang Lengkap!

4 Cara Mancing Ikan Tuna yang Lengkap!

4 Cara Mancing Ikan Tuna yang Lengkap!
4 Cara Mancing Ikan Tuna yang Lengkap!

Bagaimana cara mancing ikan tuna yang ampuh, men? Ikan tuna merupakan salah satu ikan yang paling diincar oleh para pemancing lantaran tenaganya yang sangat berpengaruh bisa menciptakan sensasi tarikan tersendiri. Apalagi rata-rata ikan tuna memiliki ukuran dan bobot yang besar sekali. Siapa coba yang tidak gembira bila berhasil menaklukan ikan seberat lebih dari 100 kg?

Karena alasan-alasan itulah banyak dari kalangan mancing mania yang tak ragu untuk memburu ikan ini sampai ke tengah lautan lepas. Namun untuk menerima ikan tuna ternyata tidak semudah yang disangka. Tentu dengan berbekal peralatan memancing yang telah diperhitungkan secara matang, peluang akhirnya pun akan lebih maksimal.

Bagaimana cara mancing ikan tuna yang ampuh Simak Nih, 4 Cara Mancing Ikan Tuna yang Lengkap!

Tahukah Anda, ikan tuna cenderung memilih tinggal di perairan yang memiliki daerah luas dengan dasar berkarang. Pada lingkungan ini biasanya terdapat banyak pakan yang tersedia bagi ikan tuna ibarat cumi-cumi, ikan teri, ikan kembung, dan sebagainya. Kaprikornus inilah spot yang terbaik untuk menemukan ikan tuna.

Berikut ini peralatan yang bisa dipakai untuk memancing ikan tuna.

Di bawah ini teknik-teknik yang bisa diaplikasikan ketika memancing ikan tuna!

Teknik Trolling

Biasanya ikan tuna senang bergerombol dengan kawanan ikan lumba-lumba. Kaprikornus ketika Anda melihat sekawanan lumba-lumba, itulah waktu yang paling sempurna untuk menurunkan kail. Anda bisa menggunakan umpan berupa squid tiruan alias cumi-cumi palsu yang terbuat dari karet dan pemberat. Letakkan umpan ini di kedalaman yang berkisar antara 30-80 meter. Kemudian umpan tersebut ditarik-ulur sedemikian rupa biar ikan tuna tertarik untuk memakannya.

Teknik trolling paling pas dilakukan pada waktu malam hari. Sebelumnya perairan di sekitar kapal perlu diterangi lampu genset atau lampu karam untuk menarik perhatian ikan-ikan kecil berkumpul di sekitarnya. Cepat atau lambat biasanya ikan lumba-lumba juga akan segera mendekati wilayah perairan tersebut. Perhatikan dengan seksama bila itu merupakan lumba-lumba hitam berbintik-bintik, maka besar kemungkinan ada gerombolan ikan tuna yang juga mengikutinya.

Teknik Jigging

ikan hias – Untuk memancing ikan tuna dengan teknik jigging, Anda bisa memanfaatkan joran yang berukuran pe 4-6, pe 6-8, atau pe 8-10. Anda juga membutuhkan reel ukuran 10.000-30.000 dan usahakan pilih yang sanggup menampung PE banyak mengingat ikan tuna termasuk tipe perenang cepat. Selain itu, untuk hook/mata pancing yang diperlukan, Anda bisa memakai hook berkuran 0/11 atau lebih.

Disarankan lengkapi peralatan Anda dengan metal jig yang diubahsuaikan dengan kondisi perairan. Kemudian turunkan metal jig tersebut ke dalam perairan dengan kedalaman sekitar 80 sampai 100 meter. Paling ampuh, mancing ikan tuna dengan teknik trolling menggunakan umpan berupa ikan bandeng yang masih hidup.

Teknik Koncer

Persiapan untuk teknik koncer, Anda bisa mengandalkan joran jigging yang dilengkapi reel berukuran PE 4-600 meter. Opsi lainnya pakai joran trolling dengan kapasitas mono line 80 lbs dan minimal 600 meter. Sedangkan untuk kailnya, pakai hook yang berukuran 0/11 atau lebih.

Apabila Anda ingin membuat rangkaian dua mata kail atau lebih, buatlah bentuk rangkaiannya ibarat ketika hendak mancing ikan tenggiri dan tidak perlu menggunakan seling atau neklin. Biasanya rangkaian dua mata kail ini diterapkan untuk teknik koncer memakai umpan mati. Sementara untuk satu mata kail, Anda bisa memasang kail di lisan umpan. Adapun umpan yang jitu untuk teknik koncer antara lain ikan tongkol, ikan cakalang, dan cumi-cumi.

Teknik Handline

Salah satu teknik mancing yang cukup menantang yakni handline. Ketika ingin memburu ikan tuna dengan teknik ini, Anda bisa membawa senjata metal jig yang berukuran 400-600 gram. Teknik handline dilakukan dengan menarik tali pancing secepat-cepatnya kemudian diturunkan lagi. Begitu seterusnya sampai didapatkan ikan tuna yang memangsa umpan kita.

Pemeliharaan Larva dan Jenis Pakan Ikan Discus

Pemeliharaan Larva dan Jenis Pakan Ikan Discus

Pemeliharaan Larva dan Jenis Pakan Ikan Discus

Pemeliharaan Larva dan Jenis Pakan Ikan Discus
Pemeliharaan Larva dan Jenis Pakan Ikan Discus

Pemeliharaan Larva Dan Anakan Ikan Discus

Ada hal yang unik dari ikan discus, telur-telur yang dihasilkan setelah menetas menjadi larva akan menempel pada tubuh induknya untuk memakan lendir dari tubuh induknya. Telur-telur ikan discus umumnya menetas setelah berumur 2 – 3 hari. Anakan ikan discus dibiarkan menempel pada tubuh induknya sampai berumur +- 1 bulan. Setelah usia satu bulan anakan ikan discus dipisahkan untuk ditempatkan dalam aquarium pembesaran. Satu indukan ikan discus biasanya bisa menghasilkan telur sekitar 100 buah dalam sekali proses pemijahan.

Pakan Ikan Discus

Di alam liar, jenis ikan discus merupakan omnivora oportunistik yang memakan inverterbtara serta tumbuhan. Saat mereka makan, mereka akan mengulum makanan mereka, meludahkannya, kemudian menangkapnya kembali lantas menelannya. Secara umum diskus tak punya persyaratan makan khusus. Mereka bisa tumbuh hanya dengan makanan ikan biasa yang kaya protein. Walau demikian, diskus kadang bersikap hati-hati terhadap makanan baru, mereka sudah biasa memilih untuk tak makan berhari-hari daripada mengkonsumsi makanan baru. Setelah berpuasa sekitar sebulan, umumnya diskus akan menerima makanan baru begitu saja, namun jangka waktu tersebut tentu akan menghambat pertumbuhannya.

Metode “membuat kelaparan” ini tak disarankan untuk memaksa diskus makan sesuatu.Sebaiknya, campurkan makan baru tersebut dengan makanan yang sebelumnya telah disukai diskus. Seiring dengan waktu, diskus akan mulai menerima makanan baru tersebut dan makanan lamanya bisa dihilangkan.

Jenis Pakan Ikan Discus

Hati sapi atau babi seringkali diberikan pada diskus guna memperindah warna tubuhnya serta mempercepat pertumbuhannya. Walau demikian, beberapa orang yang memikirkan dampak jangka panjang dari pemberian protein mamalia pada ikan mulai menggeser kebiasaan itu. Mereka mengganti hati sapi atau babi itu dengan diet berupa krill, yakni suatu krustasea mirip-udang. Sebenarnya diskus menyukai mangsa yang hidup dan berukuran kecil, jadi makanan tersebut tepat jika diberikan dalam jangka panjang. Selain krill, makanan lain yang dsukai diskus adalah cacing hitam, cacing darah, udang air asin, dan larva nyamuk. Hal yang perlu diperhatikan saat memberi mangsa hidup adalah kemungkinan adanya parasit serta bakteri pada mangsa tersebut. Untuk alasan ini sangat disarankan untuk tidak memberi cacing tubifex hidup sama sekali, karena praktis menghilangkan semua bakteri dari tubuh mereka adahal hal yang tak mungkin. Disarankan untuk membeli makanan hidup di pengecer akuarium, dan jika hendak memberikan tubifex pun, pilihlah balok-balok tubifex freeze dried karena semua parasit dan bakteri telah mati dalam proses ini.

Jika makanan hidup tak tersedia, makanan buatan juga boleh. Sebaiknya pilih makanan berbentuk granula berkualitas tinggi. Makanan berbentuk serpihan (flakes) juga bagus namun yang berbentuk granula mampu menahan vitamin, mineral, dan berbagai unsur kelumit lainnya dengan lebih baik dari pada serpihan. Telur ikan diskus harus diberi makan cacing darah beku, hati sapi, Tetra Color Bits, udang air asin (hidup/beku), atau cacing putih hidup. Jika memberi makan hati sapi, perhatikan agar tak ada sedikitpun yang tersisa karena itu akan mengotorkan air dengan segera. Tubifex atau cacing hitam hidup tak boleh diberikan pada diskus kapanpun, karena mereka akan menghadirkan parasit ke dalam tengki.

Jenis Ikan Yang Bisa Menjadi Peluang Usaha

Jenis Ikan Yang Bisa Menjadi Peluang Usaha

Jenis Ikan Yang Bisa Menjadi Peluang Usaha

Jenis Ikan Yang Bisa Menjadi Peluang Usaha
Jenis Ikan Yang Bisa Menjadi Peluang Usaha
Tiap-tiap orang mempunyai hoby semasing mengenai pelihara binatang paling disayangi. Kesempatan ini kita bakal mengulas perihal kecintaan orang dengan ikan dengan kulit warna-warni. Tidak cuman dengan memeliharanya dengan cara umum , Anda dapat juga membudidayakan. Cara budidaya ikan hias di akuarium dapat jadi alternatif bagus untuk di jadikan peluang usaha Anda yg tidak mempunyai banyak waktu.
Mencari peluang usaha memanglah sumbernya dapat dari tempat mana saja termasuk juga mencari peluang usaha budidaya ikan hias air tawar di aquarium. Peminat ikan hias memanglah mempunyai pangsa sendiri yg tidak bakal pernah ada habisnya , bahkan juga mungkin peminat ikan hias makin tambah dariwaktu ke waktu , terlihat model baru atau sedang lagi booming. Apabila kita cermat menangkap tanda peluang usaha maka ada peluang untuk usahamemperoleh keuntungan dari cara budi daya ikan hias air tawar di akuarium , walau sebenarnya cukup dikerjakan di media aquarium lebih irit tempat dan lahan.
Mengenai beberapa model ikan hias air tawar banyak diminati banyak di mininati oleh masyarakat hingga kita bisa membidik peluang usaha nya dapat di lihat di bawah ini:

Ikan koi

Koi adalah tipe ikan hias air tawar yang banyak diminati orang-orang dari mulai kelompok menengah hingga ke atas. Koi kerap jadikan ikan hias di kolam buatan di teras tempat tinggal atau di dalam tempat tinggal. Tidak cuman memiliki bentuk indah menawan , ikan koi juga nilai jualnya tinggi , memjadika koi sebagai peluang usaha menggiurkan. Banyak yang memiliki ikan koi juga meyakini bahwa ikan itu dapat membawa hoki pemiliknya , di sini kita dapat memperoleh peluang budi daya ikan hias di aquarium dengan mengembangbiakkan koi.
Ikan ini adalah hasil dari perkawinan silang , hingga menyebabkan warna yang cantik. Cara budi daya ikan hias koi ini dengan beberapa bagian. Bagian pertama yaitu penentuan bibit yang unggul , lalu mempunyai tempat pemijahan sendiri. Tempat pemijahan untuk ikan ini mesti mempunyai akses keluar masuk cahaya. Budi daya ikan hias di akuarium bisa dikerjakan jika matahari yang masuk cukup dan situasi tenang. Jauhi jangkauan anak-anak supaya pemijahan tak terganggu. Yakinkan Anda sudah sediakan tempat untuk benih dengan memakai akuarium atau baskom yang lain. Siapkan tempat yang cukup bersih dan beri sedikit tanaman supaya ikan koi dapat bertelur. Lantaran rutinitas  bertelur dan melekat pada tempat khusus jadi janganlah lupa untuk sediakan tempatnya. Cara budi daya hias di akuarium dapat juga dikerjakan , tetapi pastikan sarana tercukupi dengan baik.

Ikan louhan

Louhan satu diantara model hias air tawar aquarium pernah jadi tren beberapa tahun silam dikarenakan mempunyai bentuk fisik unik dari ikan hias lain. Louhan mempunyai ciri spesial di bagian kepala menonjol ke depan , makin menonjol jadi nilai jualnya juga dapat makin mahal dan bentuk sisik mirip tulisan diakui bisa membawa hoki. Peminat louhan hingga sekarang ini tetap masih ada dan nilai jualnya terus seimbang bisa juga di jadikan peluang usaha sampingan anda , karena ada banyak orang mencari cara budi daya tawar di aquarium louhan.

Ikan arwana

umpan ikan bawal – Arwana sesungguhnya adalah model habitatnya ada di daerah tropis seperti Indonesia dan seputar Amerika Latin seperti Brazil. Arwana adalah ikan predator tetapi mempunyai bentuk indah hingga banyak memakai untuk jadikan ikan hias hingga populasinya jadi sedikit di alam liar. Sekarang ini arwana banyak di jual dengan harga mahal bahkan juga hingga menembus beberapa ratus juta rupiah seperti arwana super red. Tingginya nilai jual arwana bikin kita dapat manfaatkan untuk jadikan peluang usaha lewat mem budidaya kan nya , air tawar di aquarium dengan mencari petunjuk budidaya arwana pas.
Bisa sebagai hiasan dalam aquariau banyak disenangi orang. Mempunyai warna menarik berkilau-kilau , bikin ia jadi paling disukai banyak orang-orang. Sama dengan budi daya lain , saat bakal dikerjakan pemijahan pastikan Anda sudah menentukan bibit unggul. Cara budi daya Arwana juga cukup gampang , hingga banyak mengerjakannya. Sekarang ini sudah banyak budidaya Arwana dikerjakan oleh beberapa ahlinya juga sebagai usaha. Hal pertama dikerjakan yaitu dengan pilih bibit sehat , lincah , dan gesit dan berwarna bagus dan menarik. Budi daya di akuarium dapat juga dikerjakan dengan memakai pertolongan bak lain atau akuarium kecil juga sebagai tempat pemijahan. Dan yakinkan air senantiasa ditukar , hingga ikan terus sehat.
Ada banyak ikan hias air tawar lain mempunyai nilai jual dan sangat mungkin kita dapat memperoleh pundi-pundi keuntungan dari budidaya air tawar di aquarium. Bila Anda mempunyai terbatasnya tempat dan pengairan tidak baik jadi dapat memakai aquarium atau kolam buatan untuk budidaya ikan hias air tawar. Tetapi bila Anda tinggal di pegunungan ada mata air mengalir dengan baik jadi baiknya gunakan tempat dirumah Anda untuk budidaya ikan hias air tawar di kolam.

Cupang

Cupang yaitu adalah petarung mempunyai warna beragam macam. Dari mulai hitam pekat , merah , biru sampai kombinasi warna-warni sangatlah menarik. Cara budidaya hias cupang pertama yaitu dengan pilih bibit atau indukan unggul. Lalu taruh induk cupang jantan dan betina pada tempat terpisah. Lantas kerjakan pemijahan pada baskom kecil serta siapkan gelas plastik untuk tempat ikan betina. Baiknya siapkan kayambang. Berikanlah pakan cukup seperti cacing sutera , larva nyamuk , dan kutu air. Cara budidaya ikan hias di akuarium setelah itu yaitu dengan perawatan , bersihkan air dalam akuarium satu minggu sekali supaya kesehatan ikan cupang tetap terjaga. Karena peminat cupan ini mulai dari anak anak hingga orang dewasa hingga sangat bisa di massukkan dalam daftar usaha sampingan anda , karna peluang usaha dari budi daya ini memiliki prospek lumayan.
Sekian tadi cara budidaya ikan hias di akuarium dapat dikerjakan untuk nyaris seluruhnya tipe ikan hias. Selamat coba.

BUDIDAYA UDANG

BUDIDAYA UDANG

BUDIDAYA UDANG

BUDIDAYA UDANG
BUDIDAYA UDANG
Budidaya udang windu di Indonesia dimulai pada awal tahun 1980-an, dan mencapai puncak produksi pada tahun 1985-1995. Sehingga pada kurun waktu tersebut udang windu merupakan penghasil devisa terbesar pada produk perikanan. Selepas tahun 1995 produksi udang windu mulai mengalami penurunan. Hal itu disebabkan oleh penurunan mutu lingkungan dan serangan penyakit.

Teknis Budidaya

Budidaya udang windu meliputi beberapa faktor, yaitu :
2.1. Syarat Teknis
  • Lokasi yang cocok untuk tambak udang yaitu pada daerah pantai yang mempunyai tanah bertekstur liat atau liat berpasir yang mudah dipadatkan sehingga mampu menahan air dan tidak mudah pecah.
  • Air yang baik yaitu air payau dengan salinitas 0-33 ppt dengan suhu optimal 26 – 300C dan bebas dari pencemaran bahan kimia berbahaya.
  • Mempunyai saluran air masuk/inlet dan saluran air keluar/outlet yang terpisah.
  • Mudah mendapatkan sarana produksi yaitu benur, pakan, pupuk , obat-obatan dan lain-lain.
  • Pada tambak yang intensif harus tersedia aliran listrik dari PLN atau mempunyai Generator sendiri.
2.2. Tipe Budidaya.
Berdasarkan letak, biaya dan operasi pelaksanaannya, tipe budidaya dibedakan menjadi :
  • Tambak Ekstensif atau tradisional.
  • Petakan tambak biasanya di lahan pasang surut yang umumnya berupa rawa bakau. Ukuran dan bentuk petakan tidak teratur, belum meggunakan pupuk dan obat-obatan dan program pakan tidak teratur.
  • Tambak Semi Intensif.
  • Lokasi tambak sudah pada daerah terbuka, bentuk petakan teratur tetapi masih berupa petakan yang luas (1-3 ha/petakan), padat penebaran masih rendah, penggunaan pakan buatan masih sedikit.
  • Tambak Intensif.
  • Lokasi di daerah yang khusus untuk tambak dalam wilayah yang luas, ukuran petakan dibuat kecil untuk efisiensi pengelolaan air dan pengawasan udang, padat tebar tinggi, sudah menggunakan kincir, serta program pakan yang baik.
2.3. Benur

Benur yang baik mempunyai tingkat kehidupan (Survival Rate/SR) yang tinggi, daya adaptasi terhadap perubahan lingkungan yang tinggi, berwarna tegas/tidak pucat baik hitam maupun merah, aktif bergerak, sehat dan mempunyai alat tubuh yang lengkap. Uji kualitas benur dapat dilakukan secara sederhana, yaitu letakkan sejumlah benur dalam wadah panci atau baskom yang diberi air, aduk air dengan cukup kencang selama 1-3 menit. Benur yang baik dan sehat akan tahan terhadap adukan tersebut dengan berenang melawan arus putaran air, dan setelah arus berhenti, benur tetap aktif bergerak.

2.4. Pengolahan Lahan
Pengolahan lahan, meliputi :

  • Pengangkatan lumpur. Setiap budidaya pasti meninggalkan sisa budidaya yang berupa lumpur organik dari sisa pakan, kotoran udang dan dari udang yang mati. Kotoran tersebut harus dikeluarkan karena bersifat racun yang membahayakan udang. Pengeluaran lumpur dapat dilakukan dengan cara mekanis menggunakan cangkul atau penyedotan dengan pompa air/alkon.
  • Pembalikan Tanah. Tanah di dasar tambak perlu dibalik dengan cara dibajak atau dicangkul untuk membebaskan gas-gas beracun (H2S dan Amoniak) yang terikat pada pertikel tanah, untuk menggemburkan tanah dan membunuh bibit panyakit karena terkena sinar matahari/ultra violet.
  • Pengapuran. Bertujuan untuk menetralkan keasaman tanah dan membunuh bibit-bibit penyakit. Dilakukan dengan kapur Zeolit dan Dolomit dengan dosis masing-masing 1 ton/ha.
  • Pengeringan. Setelah tanah dikapur, biarkan hingga tanah menjadi kering dan pecah-pecah, untuk membunuh bibit penyakit.
  • Perlakuan pupuk TON (Tambak Organik Nusantara). Untuk mengembalikan kesuburan lahan serta mempercepat pertumbuhan pakan alami/plankton dan menetralkan senyawa beracun, lahan perlu diberi perlakuan TON dengan dosis 5 botol/ha untuk tambak yang masih baik atau masih baru dan 10 botol TON untuk areal tambak yang sudah rusak. Caranya masukkan sejumlah TON ke dalam air, kemudian aduk hingga larut. Siramkan secara merata ke seluruh areal lahan tambak.
2.5. Pemasukan Air
Setelah dibiarkan 3 hari, air dimasukkan ke tambak. Pemasukan air yang pertama setinggi 10-25 cm dan biarkan beberapa hari, untuk memberi kesempatan bibit-bibit plankton tumbuh setelah dipupuk dengan TON. Setelah itu air dimasukkan hingga minimal 80 cm. Perlakuan Saponen bisa dilakukan untuk membunuh ikan yang masuk ke tambak. Untuk menyuburkan plankton sebelum benur ditebar, air dikapur dengan Dolomit atau Zeolit dengan dosis 600 kg/ha.2.6. Penebaran Benur.
Tebar benur dilakukan setelah air jadi, yaitu setelah plankton tumbuh yang ditandai dengan kecerahan air kurang lebih 30-40 cm. Penebaran benur dilakukan dengan hati-hati, karena benur masih lemah dan mudah stress pada lingkungan yang baru. Tahap penebaran benur adalah :
  • Adaptasi suhu. Plastik wadah benur direndam selama 15 30 menit, agar terjadi penyesuaian suhu antara air di kolam dan di dalam plastik.
  • Adaptasi udara. Plastik dibuka dan dilipat pada bagian ujungnya. Biarkan terbuka dan terapung selama 15 30 menit agar terjadi pertukaran udara dari udara bebas dengan udara dalam air di plastik.
  • Adaptasi kadar garam/salinitas. Dilakukan dengan cara memercikkan air tambak ke dalam plastik selama 10 menit. Tujuannya agar terjadi percampuran air yang berbeda salinitasnya, sehingga benur dapat menyesuaikan dengan salinitas air tambak.
  • Pengeluaran benur. Dilakukan dengan memasukkan sebagian ujung plastik ke air tambak. Biarkan benur keluar sendiri ke air tambak. Sisa benur yang tidak keluar sendiri, dapat dimasukkan ke tambak dengan hati-hati/perlahan.
2.7. Pemeliharaan.
Pada awal budidaya, sebaiknya di daerah penebaran benur disekat dengan waring atau hapa, untuk memudahkan pemberian pakan. Sekat tersebut dapat diperluas sesuai dengan perkembangan udang, setelah 1 minggu sekat dapat dibuka. Pada bulan pertama yang diperhatikan kualitas air harus selalu stabil. Penambahan atau pergantian air dilakukan dengan hati-hati karena udang masih rentan terhadap perubahan kondisi air yang drastis. Untuk menjaga kestabilan air, setiap penambahan air baru diberi perlakuan TON dengan dosis 1 – 2 botol TON/ha untuk menumbuhkan dan menyuburkan plankton serta menetralkan bahan-bahan beracun dari luar tambak.
Mulai umur 30 hari dilakukan sampling untuk mengetahui pekembanghan udang melalui pertambahan berat udang. Udang yang normal pada umur 30 hari sudah mencapai size (jumlah udang/kg) 250-300. Untuk selanjutnya sampling dilakukan tiap 7-10 hari sekali. Produksi bahan organik terlarut yang berasa dari kotoran dan sisa pakan sudah cukup tinggi, oleh karena itu sebaiknya air diberi perlakuan kapur Zeolit setiap beberapa hari sekali dengan dosis 400 kg/ha. Pada setiap pergantian atau penambahan air baru tetap diberi perlakuan TON.
Mulai umur 60 hari ke atas, yang harus diperhatikan adalah manajemen kualitas air dan kontrol terhadap kondisi udang. Setiap menunjukkkan kondisi air yang jelek (ditandai dengan warna keruh, kecerahan rendah) secepatnya dilakukan pergantian air dan perlakuan TON 1-2 botol/ha. Jika konsentrasi bahan organik dalam tambak yang semakin tinggi, menyebabkan kualitas air/lingkungan hidup udang juga semakin menurun, akibatnya udang mudah mengalami stres, yang ditandai dengan tidak mau makan, kotor dan diam di sudut-sudut tambak, yang dapat menyebabkan terjadinya kanibalisme.

Pakan Udang.

Pakan udang ada dua macam, yaitu pakan alami yang terdiri dari plankton, siput-siput kecil, cacing kecil, anak serangga dan detritus (sisa hewan dan tumbuhan yang membusuk). Pakan yang lain adalah pakan buatan berupa pelet. Pada budidaya yang semi intensif apalagi intensif, pakan buatan sangat diperlukan. Karena dengan padat penebaran yang tinggi, pakan alami yang ada tidak akan cukup yang mengakibatkan pertumbuhan udang terhambat dan akan timbul sifat kanibalisme udang.
Pelet udang dibedakan dengan penomoran yang berbeda sesuai dengan pertumbuhan udang yang normal.
  1. Umur 1-10 hari pakan 01
  2. Umur 11-15 hari campuran 01 dengan 02
  3. Umur 16-30 hari pakan 02
  4. Umur 30-35 campuran 02 dengan 03
  5. Umur 36-50 hari pakan 03
  6. Umur 51-55 campuran 03 dengan 04 atau 04S. (jika memakai 04S, diberikan hingga umur 70 hari).
  7. Umur 55 hingga panen pakan 04, jika pada umur 85 hari size rata-rata mencapai 50, digunakan pakan 05 hingga panen.
Kebutuhan pakan awal untuk setiap 100.000 ekor adalah 1 kg, selanjutnya tiap 7 hari sekali ditambah 1 kg hingga umur 30 hari. Mulai umur tersebut dilakukan cek ancho dengan jumlah pakan di ancho 10% dari pakan yang diberikan. Waktu angkat ancho untuk size 1000-166 adalah 3 jam, size 166-66 adalah 2,5 jam, size 66-40 adalah 2,5 jam dan kurang dari 40 adalah 1,5 jam dari pemberian.
Untuk meningkatkan pertumbuhan udang, perlu penambahan nutrisi lengkap dalam pakan. Untuk itu, pakan harus dicampur dengan VITERNA Plus dan POC NASA yang mengandung mineral-mineral penting, protein, lemak dan vitamin dengan dosis 5 cc/kg pakan untuk umur dibwah 60 hari dan setelah itu 10 cc/kg pakan hingga panen.

Penyakit.

Beberapa penyakit yang sering menyerang udang adalah :
  1. Bintik Putih.Penyakit inilah yang menjadi penyebab sebagian besar kegagalan budidaya udang. Disebabkan oleh infeksi virus SEMBV (Systemic Ectodermal Mesodermal Baculo Virus). Serangannya sangat cepat, dalam beberapa jam saja seluruh populasi udang dalam satu kolam dapat mati. Gejalanya : jika udang masih hidup, berenang tidak teratur di permukaan dan jika menabrak tanggul langsung mati, adanya bintik putih di cangkang (Carapace), sangat peka terhadap perubahan lingkungan. Virus dapat berkembang biak dan menyebar lewat inang, yaitu kepiting dan udang liar, terutama udang putih. Belum ada obat untuk penyakit ini, cara mengatasinya adalah dengan diusahakan agar tidak ada kepiting dan udang-udang liar masuk ke kolam budidaya. Kestabilan ekosistem tambak juga harus dijaga agar udang tidak stress dan daya tahan tinggi. Sehingga walaupun telah terinfeksi virus, udang tetap mampu hidup sampai cukup besar untuk dipanen. Untuk menjaga kestabilan ekosistem tambak tersebut tambak perlu dipupuk dengan TON.
  2. Bintik Hitam/Black Spot. Disebabkan oleh virus Monodon Baculo Virus (MBV). Tanda yang nampak yaitu terdapat bintik-bintik hitam di cangkang dan biasanya diikuti dengan infeksi bakteri, sehingga gejala lain yang tampak yaitu adanya kerusakan alat tubuh udang. Cara mencegah : dengan selalu menjaga kualitas air dan kebersihan dasar tambak.
  3. Kotoran Putih/mencret.Disebabkan oleh tingginya konsentrasi kotoran dan gas amoniak dalam tambak. Gejala : mudah dilihat, yaitu adanya kotoran putih di daerah pojok tambak (sesuai arah angin), juga diikuti dengan penurunan nafsu makan sehingga dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kematian. Cara mencegah : jaga kualitas air dan dilakukan pengeluaran kotoran dasar tambak/siphon secara rutin.
  4. Insang Merah.Ditandai dengan terbentuknya warna merah pada insang. Disebabkan tingginya keasaman air tambak, sehingga cara mengatasinya dengan penebaran kapur pada kolam budidaya. Pengolahan lahan juga harus ditingkatkan kualitasnya.
  5. Nekrosis. Disebabkan oleh tingginya konsentrasi bakteri dalam air tambak. Gejala yang nampak yaitu adanya kerusakan/luka yang berwarna hitam pada alat tubuh, terutama pada ekor. Cara mengatasinya adalah dengan penggantian air sebanyak-banyaknya ditambah perlakuan TON 1-2 botol/ha, sedangkan pada udang dirangsang untuk segera melakukan ganti kulit (Molting) dengan pemberian saponen atau dengan pengapuran.
Penyakit pada udang sebagian besar disebabkan oleh penurunan kualitas kolam budidaya. Oleh karena itu perlakuan TON sangat diperlukan baik pada saat pengolahan lahan maupun saat pemasukan air baru.

Panen.

Udang dipanen disebabkan karena tercapainya bobot panen (panen normal) dan karena terserang penyakit (panen emergency). Panen normal biasanya dilakukan pada umur kurang lebih 120 hari, dengan size normal rata-rata 40 – 50. Sedang panen emergency dilakukan jika udang terserang penyakit yang ganas dalam skala luas (misalnya SEMBV/bintik putih). Karena jika tidak segera dipanen, udang akan habis/mati.
Udang yang dipanen dengan syarat mutu yang baik adalah yang berukuran besar, kulit keras, bersih, licin, bersinar, alat tubuh lengkap, masih hidup dan segar. Penangkapan udang pada saat panen dapat dilakukan dengan jala tebar atau jala tarik dan diambil dengan tangan. Saat panen yang baik yaitu malam atau dini hari, agar udang tidak terkena panas sinar matahari sehingga udang yang sudah mati tidak cepat menjadi merah/rusak.