HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT

HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT

HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT
HUBUNGAN ANTARA INDIVIDU, KELUARGA, DAN MASYARAKAT
  1. Makna Individu

Dalam bahasa Latin individu berasal dari kata individuum, artinya yang tak terbagi. Dalam bahasa Inggris individu berasal dari kata in dan divided. Kata in salah satunya mengandung pengertian tidak, sedangkan divided artinya terbagi. Jadi individu artinya tidak terbagi, atau suatu kesatuan.

Seseorang dikatakan sebagai manusia individu manakala memiliki unsur jasmani dan rohani, unsur fisik dan psikis, unsur jiwa dan raga menyatu dalam dirinya. Jika unsur tersebut sudah tidak menyatu lagi maka seseorang tidak disebut lagi sebagai individu.

  1. Makna Masyarakat

Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata “masyarakat” sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antarentitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.

  1. Hubungan Antara Individu, Keluarga, dan Masyarakat

Sebagai bagian yang tak terpisahkan dengan masyarakat, keluarga mempunyai korelasi fungsional dengan masyarakat tertentu, oleh karena itu dalam proses pengembangan individu menjadi seorang yang berpribadi hendaknya diarahkan sesuai dengan struktur masyarakat yang ada, sehingga seorang individu  menjadi seorang yang dewasa dalam arti mampu mengendalikan diri dan melakukan hubungan – hubungan sosial di dalam masyarakat yang cukup majemuk.

Masyarakat adalah kelompok manusia yang saling berinteraksi yang memiliki prasarana untuk kegiatan tersebut dan adanya saling keterikatan untuk mencapai tujuan bersama. Masyarakat adalah tempat kita bisa melihat dengan jelas proyeksi individu sebagai bagian keluarga, keluarga sebagai tempat terprosesnya, dan masyarakat adalah tempat kita melihat hasil dari proyeksi tersebut.

Individu yang berada dalam masyarakat tertentu berarti ia berada pada suatu konteks budaya tertentu. Pada tahap inilah arti keunikan individu itu menjadi jelas dan bermakna, artinya akan dengan mudah dirumuskan gejala–gejalanya. Karena disini akan terlibat individu sebagai perwujudan dirinya sendiri dan merupakan makhluk sosial sebagai perwujudan anggota kelompok  atau anggota masyarakat.

  1. Urbanisasi
  2. Pengertian Urbanisasi

Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. Urbanisasi adalah masalah yang cukup serius bagi kita semua. Persebaran penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota akan menimbulkan berbagai permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan. Jumlah peningkatan penduduk kota yang signifikan tanpa didukung dan diimbangi dengan jumlah lapangan pekerjaan, fasilitas umum, aparat penegak hukum, perumahan, penyediaan pangan, dan lain sebagainya tentu adalah suatu masalah yang harus segera dicarikan jalan keluarnya.

  1. Proses Terjadinya Urbanisasi

Untuk mendapatkan suatu niat untuk hijrah atau pergi ke kota dari desa, seseorang biasanya harus mendapatkan pengaruh yang kuat dalam bentuk ajakan, informasi media massa, impian pribadi, terdesak kebutuhan ekonomi, dan lain sebagainya.

Pengaruh-pengaruh tersebut bisa dalam bentuk sesuatu yang mendorong, memaksa atau faktor pendorong seseorang untuk urbanisasi, maupun dalam bentuk yang menarik perhatian atau faktor penarik. Di bawah ini adalah beberapa atau sebagian contoh yang pada dasarnya dapat menggerakkan seseorang untuk melakukan urbanisasi perpindahan dari pedesaaan ke perkotaan.

  1. Faktor Penarik Terjadinya Urbanisasi
  2. a)Kehidupan kota yang lebih modern dan mewah
  3. b)Sarana dan prasarana kota yang lebih lengkap
  4. c)Banyak lapangan pekerjaan di kota
  5. d)Di kota banyak perempuan cantik dan laki-laki ganteng
  6. e)Pengaruh buruk sinetron Indonesia
  7. f)Pendidikan sekolah dan perguruan tinggi jauh lebih baik dan berkualitas
  1. Faktor Pendorong Terjadinya Urbanisasi
  2. a)Lahan pertanian yang semakin sempit
  3. b)Merasa tidak cocok dengan budaya tempat asalnya
  4. c)Menganggur karena tidak banyak lapangan pekerjaan di desa
  5. d)Terbatasnya sarana dan prasarana di desa
  6. e)Diusir dari desa asal
  7. f)Memiliki impian kuat menjadi orang kaya

Baca Juga :