Hubungan dengan Kebudayaan Eropa dan Afrika

Hubungan dengan Kebudayaan Eropa dan Afrika

Hubungan dengan Kebudayaan Eropa dan Afrika
1. Bukti-Bukti Sejarah dari Mesir
Isi dari kitab Periplous tes Erythas Thalasses
Untuk mengetahui awal hubungan antara Eropa dengan Indonesia, para ahli sejarah telah mengkaji sumber-sumber sejarah kuno Barat. Misalnya, buku Periplous tes Erythas Thalasses yang berisi pedoman untuk berlayar di Lautan Erythrasa (Samudra Hindia). Kitab ini diperkirakan ditulis pada awal tahun Masehi oleh seorang nakhoda Yunani-Mesir yang biasa mengadakan pelayaran antara Asia Barat dan India. Keterangan dalam kitab Periplous mengenai jalur pelayaran antara Asia Barat dan India cukup lengkap.
Namun, keterangan mengenai daerah yang letaknya lebih jauh ke timur sangat samar-samar. Hal ini dapat dimengerti mengingat penulisnya tidak pernah berlayar ke daerah yang lebih ke timur dari India. Pengetahuan mengenai pelayaran jalur ke timur India diperoleh dari keterangan para pedagang dan pelaut yang mempelajari jalur timur Asia. Keterangan dalam kitab Periplous menyebutkan adanya hubungan dagang orang-orang India dengan suatu tempat yang disebut Chryse (emas). Nama ini sama dengan nama Svarnabhumi dan Svarnadvipa.

2. Bukti Sejarah dari Yunani

Isi kitab Geographike Hyphegesis
Sumber sejarah Barat lainnya yang mengungkapkan hubungan Eropa dan Indonesia adalah kitab Geographike Hyphegesis. Kitab ini berisi petunjuk membuat peta yang disusun oleh orang Yunani di Iskandariah bernama Cladius Ptolomaeus pada abad ke-2 Masehi. Dalam kitab tersebut ditulis nama-nama tempat yang berhubungan dengan nama logam mulia, seperti emas dan perak.
sumber :