Kehidupan Ekonomi, Sosial dan Politik Wangsa Syailendra

Kehidupan Ekonomi, Sosial dan Politik Wangsa Syailendra

Kehidupan Ekonomi, Sosial dan Politik Wangsa Syailendra
Kehidupan Ekonomi, Sosial dan Politik Wangsa Syailendra

Kehidupan sosial Kerajaan Mataram Dinasti Syailendra ditafsirkan telah teratur. Hal ini dilihat dari pembuatan Candi yang memakai tenaga rakyat secara bergotong royong. Dari segi budaya Kerajaan Dinasti Syailendra juga banyak meninggalkan bangunan-bangunan megah dan bernilai.

Adapun Raja-raja yang pernah berkuasa, yaitu :

1. Bhanu (752 – 775 M)

Raja Banu merupakan Raja pertama sekaligus pendiri Wangsa Syailendra

2. Wisnu (775 – 782 M)

Pada masa pemerintahannya, Candi Borobudur mulai dibangun tepatnya 778 M.

3. Indra (782 – 812 M)

Pada masa pemerintahannya, Raja Indra membuat Klurak yang berangka tahun 782 M, di daerah Prambanan

4. Samaratungga ( 812 – 833 M)

Raja Samaratungga berperan menjadi pengatur segala dimensi kehidupan rakyatnya. Sebagai raja Mataram Budha, Samaratungga sangat menghayati nilai agama dan budaya Pada masa pemerintahannya Candi Borobudur selesai dibangun.

5. Pramodhawardhani (883 – 856 M)

Pramodhawardhani yakni putri Samaratungga yang dikenal cerdas dan cantik. Beliau bergelar Sri Kaluhunan, yang artinya seorang sekar kedhaton yang menjadi referensi harapan bagi rakyat. Pramodhawardhani kelak menjadi Permaisuri raja Rakai Pikatan, Raja Mataram Kuno dari Wangsa Sanjaya.

6. Balaputera Dewa (883 – 850 M)

Balaputera Dewa yakni putera Raja Samaratungga dari ibu yang berjulukan Dewi Tara, puteri raja Sriwijaya. Dari Prasasti Ratu Boko, terjadi perebutan tahta kerajaan oleh Rakai Pikatan yang menjadi suami Pramodhawardhani.

Balaputera Dewa merasa berhak mendapatkan tahta tersebut lantaran dia merupakan anak pria berdarah Syailendra dan tidak oke terhadap tahta yang diberikan kepada Rakai Pikatan yang keturunan Sanjaya. Dalam peperangan saudara tersebut Balaputera Dewa mengalami kekalahan dan melarikan diri ke Pelembang.

4. Keruntuhan Wangsa Syailendra
Sejak terjadi kudeta dan dipimpin oleh Rakai Pikatan, agama Hindu mulai lebih banyak didominasi menggantikan agama Budha. Sejak ketika itulah berakhirnya masa Wangsa Syailendra di Bumi Mataram..

PENINGGALAN KERAJAAN MATARAM KUNO / HINDU BUDHA

Dari kedua Wangsa yang berkuasa di Bhumi Mataram tersebut, hingga ketika ini masih sanggup dilihat bangunan-bangunan suci yang berbentuk, yaitu :
Candi di pegunungan Dieng, Candi Gedung Songo, Candi Borobudur, Candi Mendut, Candi Prambanan, Candi Sambi Sari dan masih banyak yang lainnya.

Sumber: https://www.pendidik.co.id/pengertian-kartu-kredit-jenis-ciri-keuntungan-kerugiannya-lengkap/