Mengingat Hari Kiamat

Mengingat Hari Kiamat

Mengingat Hari Kiamat
Mengingat Hari Kiamat

Hari Kiamat

Suatu ketika, seorang wanita datang menghadap Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.

“Wahai Rasulullah, aku telah melakukan suatu perbuatan dosa besar”, kata wanita itu.

“Bertaubatlah keapda ALLAH.” sahut Nabi.

“Bumi telah mengetahui bahwa aku berbuat dosa, bumi akan menjadi saksi atas perbuatanku di hari kiamat nanti,” kata wanita itu lagi.

“Tidak. ia tak akan menjadi saksi. ALLAH berfirman :

‘pada hari itu bumi diganti dengan bumi yang lain’ (QS.Ibrahim, 14:48).

“tetapi langit di atasku juga tahu dan akan menjadi saksi saat hari kiamat”

Rasulullah bersabda,

“Langit akan terlipat. ALLAH berfirman :

‘Hari itu kami melipat langit seperti melipat lembaran kita-kita.” (QS.Al-Anbiya, 21:104)

“tetapi malaikat pencatat amal telah menulis dosaku di dalam kitab”

Firmah ALLAH :

“Sesungguhnya kebaikan akan menyingkirkan kejelekan”.(QS.Hud, 11:114)

Rasulullah menambahkan,”orang yang bertaubat, seperti orang yang tak punya dosa.”

“tetapi para malaikat berhenti saat menyaksikan amal – amal burukku,”kata wanita itu.

“Sesungguhnya ALLAH Ta’ala menjadikan para malaikat pencatat amal lupa pada hari kiamat, “sabda Rasulullah.” jika seorang hamba bertaubat kepada ALLAH dan ALLAH menerima taubatnya, maka ALLAH menjadikan lupa para malaikat pencatat amal dengan apa yang ia kerjakan.”

kemudian wanita itu membaca Firman ALLAH :

“Hari itu lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas apa yang telah mereka lakukan.” (QS.An-Nur, 24:24)

“ALLAH berfirman kepada bumi dan seluruh anggota tubuhnya :

Sembunyikanlah, jangan engkau ungkapkan kejelekan selama nya.” Jawab Rasulullah.

“Ya. Semuanya menjadi hak orang yang bertaubat,” kata wanita itu. “Hanya saja gentar pada hari kiamat dan malu adalah dari ALLAH Ta’ala. Bagaimana hamba akan mengatasinya?.

Anda telah besabda :

“Pada hari kiamat orang yang berdosa akan menyebut dosanya, kemudian ia malu kepada ALLAH. Keringat menetes karena malu. Air keringat itu akan sampai ke lututnya, ada yang hanya sampai ke pusarnya dan sebagaian lagi sampai ke kerongkongannya.

“Wahai orang – orang yang beriman, ingatlah hari tersebut jangan melupakannya. Taubat dan mendekatlah keapda ALLAH. ALLAH Maha Menerima taubat lagi Maha Penyayang, ” sabda Rasulullah Shallallahu ‘alahi wasallam.

Sumber: https://www.dutadakwah.co.id/tata-cara-sholat-tahajud-niat-doa-dan-keutamaan-lengkap/