Penentang Kebijakan Stabilisasi Aktif

Penentang Kebijakan Stabilisasi Aktif

Penentang Kebijakan Stabilisasi Aktif
Seperti kita ketahui kebijakan moneter dilakukan dengan mengubah suku bunga, yang kemudian mempengaruhi belanja investasi namun demikian, banyak perusahaan telah membuat perubahan investasi oleh karena itu mayoritas ekonom percaya bahwa kebijakan moneter memerlukan setidaknya 6 bulan untuk benar – benar mempengaruhi output dan tingkat penyerapan tenaga kerja kelambanan kebijakan moneter dan fiskal ini menjadi masalah karena sebagian prakiraan sangat tidak tepat. Apabila para peramal dapat memprediksi kondisi perekonomian setahun sebelumnya maka pembuat kebijakan moneter dan fiskal dapat memandang kedepan saat membuat kebijakan tersebut. Pemerintah dapat mestabilkan perekonomian meskipun menghadapi kelambanan. Namun kenyataanya, resesi besar dan depresi terjadi tanpa peringatan awal. Hal terbaik yang dapat dilakukan oleh pemerintah setiap saat adalah merespons perubahan ekonomi ketika terjadi.

2.3.3 Stabilisator Otomatis

Stabilisator otomatis ( automatic stabilizers ) adalah perubahan – perubahan kebijakan fiskal yang mendorong permintaan agregat ketika perekonomian mengalami resesi yang tidak mengharuskan pemerintah melakukan tindakan yang disengaja.
Stabilisator otomatis terpenting adalah sistem pajak. Apabila ekonomi mengalami resesi, jumlah pajak yang dikumpulkan oleh pemerintah menurun secara otomatis karena hampir semua pajak terkait erat dengan kegiatan perekonomian. Pajak pendapatan pribadi bergantung pada pendapatan rumah tangga, pajak pernghasilan bergantung pada pendapatan pekerja, dan pajak pendapatan perusahaan bergantung pada keuntungan perusahaan. Karena pendapatan, penghasilan, dan keuntungan seluruhnya mengalami penurunan selama resesi, penghasilan pajak pemerintah juga menurun. Penurunan pajak secara otomatis ini mendorong permintaan agregat sehingga meringankan fluktuasi ekonomi.

sumber :
https://www.allisonblack.org/seva-mobil-bekas/