Pengertian Hubungan Internasional Adalah

Pengertian Hubungan Internasional Adalah

Pengertian Hubungan Internasional Adalah

Hubungan Internasional dapat diartikan

sebagai hubungan antar bangsa, yang menyangkut hubungan di segala bidang yaitu di bidang politik, bidang ekonomi, bidang sosial dan bidang budaya. Hubungan internasional melibatkan dua negara atau lebih yang berinteraksi satu sama lainnya, sehingga dapat dikatakan bahwa hubungan tersebut mencakup aksi dan interaksi. Aksi merupakan pokok perhatian dalam politik luar negeri, yang menerangkan tindakan suatu negara dengan cara bagaimana para pembuat kebijakan menganalisis situasi, memilih saran, menentukan serta melaksanakan suatu kebijakan luar negeri. Sedangkan interaksi menjadi perhatian dalam politik internasional, karena menerangkan hubungan antar bangsa yang saling mempengaruhi demi tercapainya tujuan, pencapaian kepentingan masing-masing negara secara maksimal.
Hubungan internasional mencakup interaksi antar bangsa yang melintasi batas-batas negara, baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun warga negara. Dalam prakteknya hubungan internasional dilakukan oleh negara-negara yang berdaulat melalui tindakan-tindakan yang diwakili oleh elit pemerintahannya yang menyangkut kepentingan-kepentingan suatu negara yang ingin dicapai dan dipertahankan itu di luar batas wilayah negaranya. Apabila bertentangan dengan kepentingan atau melanggar kedaulatan negara lain akan menimbulkan suatu pertentangan yang mengarah kepada konflik. Studi hubungan internasional tidak saja membahas interaksi positif antar negara-negara tapi hubungan internasional juga merupakan suatu studi tentang diplomasi, strategi dan konflik.
Theodore A. Coulumbis dan James H. Wolfe dalam buku yang berjudul Pengantar Hubungan Internasional Keadilan dan Power (1999:24), memberikan konsep tentang hubungan sebagai berikut : Hubungan antar negara baik yang sifatnya konfliktif maupun kooperatif bersifat bertentangan. Hubungan-hubungan didominasi oleh konflik, secara implisit mengandung unsur tawar-menawar. Sebaliknya kerjasama internasional mungkin hanya merefleksikan kelebihan suatu negara dibidang militer atau bidang ekonomi di banding negara lain.
K.J. Holsti dalam bukunya Politik Internasional Suatu Kerangka Analisis (1992:27), mempunyai persepsi yang berbeda yaitu bahwa studi hubungan internasional mengkaji kepentingan-kepentingan yang ingin dicapai oleh berbagai negara di dunia, yang apabila terjadi ketidaksesuaian maka akan melahirkan konflik. Dengan demikian bahwa hubungan internasional tidak hanya mencakup hubungan atau keadaan yang bersifat damai saja, melainkan juga bersifat konflik.