Pengertian Kelangkaan

Kelangkaan adalah keadaan simana kebutuhan manusia yang tidak terbatas dihadapkan dengan sumber daya yang terbatas.[1]

Faktor-faktor penyebab kelangkaan:

  1. Persediaan sumber daya alam terbatas
  2. Kemmpuan manusia untuk mrngolah sumber daya alam terbatas
  3. Sebagianbesar manusia memilikisifat serakah danakibatnya persediaan sumber daya alamcepat berkurang dan rusak
  4. Kebutuhan manusia terus meningkat, sementara sumber daya alam yang baru belum ditemukan.

Menurut ilmu ekonomi, kelangkaan mempunyai dua makna, yaitu[2]:

  1. Terbatas, dalam arti tidak cukup dibandingkan dengan banyaknya kebutuhan manusia
  2. Terbatas, dalam arti manusia harus melakukan pengorbanan untuk memperolehnya.
  1. Indikator-Indikator Kelangkaan Sumber Daya Alam dan Energi.[3]

Indikator kelangkaan bisa berwujud fisik misalnya melalui konsep cadangan, maupun indikator ekonomi seperti harga, sewa dan biaya produksi. Kelangkaan yang semakin mengancam yang dibuktikan dengan indikator kelangkaa memaksa orang untuk menghindari atau paling tidak memperlambat terjadinya kelangkaan. Berbagai inovasi teknologi dipergunakan untuk maksud tersebut dan terbukti cukup berhasil

  1. Indikator Fisik Kelangkaan Sumber Daya Alam dan Energi

Pengetahuan tentang cadangan belum memungkinkan kita mengetahui apakah cadangan tersebut banyak atau sedikit, makin langka atau tidak. Untuk itu cadangan lebih sring dibandingkan dengan tingkat penggunaan seperti produksi tahunan atau tingkat konsumsi sehingga bisa dihitung berapa lama cadangan akan mampu memberikan pasokan kebutuhan sumber daya alam dan energi. Cadangan bersifat dinamis sebagai jumlah tertentu jumlah sumber daya alam dan energi yang bisa di produksi secara menguntungkan pada harga sekarangdan tingkat teknologi sekarang.

sumber :