Pengertian Pupuk

Pengertian Pupuk

Pengertian Pupuk

Pupuk merupakan suatu bahan tambahan secara alami atau pun buatan yang digunakan oleh tanaman untuk melengkapi unsur hara esensial yang kurang dari dalam tanah supaya proses pertumbuhannya berjalan dengan baik. Sutejo (1999) mengatakan bahwa pengertian pupuk adalah bahan organik atau pun anorganik yang diberikan ke dalam tanah untuk menggantikan unsur hara yang telah hilang dari dalam tanah dengan tujuan produksi tanaman dapat mengalami peningkatan dengan keadaan lingkungan yang bagus.

Selain itu, Novizan (2005) juga mengartikan pupuk sebagai suatu material yang ditambahkan ke tanah atau tajuk tanaman dengan tujuan melengkapi ketersediaan unsur hara dengan bahan dasar yang digunakan adalah kotoran hewan, sisa pelapukan tanaman, serta arang kayu. Selanjutnya, Hamidah dkk. (2010) mengartikan pupuk sebagai bahan yang berupa alami atau pun buatan yang ditambahkan pada tanah sehingga kesuburan tanah mengalami peningkatan.

2. Pengertian Pemupukan

Pemupukan merupakan suatu usaha dalam melakukan perbaikan kesuburan tanah dengan memanfaatkan pupuk sebagai pengganti unsur hara di dalam tanah. Lebih lanjut dikatakan bahwa pemupukan merupakan kegiatan mengaplikasikan suatu bahan atau unsur kimia organik atau anorganik dengan tujuan kondisi kimia tanah dapat diperbaiki serta unsur tanah yang telah hilang dapat tergantika sehingga kebutuhan tanaman akan unsur hara terpenuhi dan produktivitas tanaman dapat mengalami peningkatan (Rizkananda, 2011).
Umumnya, pertumbuhan tanaman memerlukan sejumlah nutrisi sebagai penunjang untuk hidup. Pemenuhan nutrisi tersebut dapat dilakukan dengan kegiatan pemupukan. Searah dengan hal itu, Sutarta dkk. (2003) mengemukakan bahwa produksi hingga produktivitas yang standar sesuai dengan kesesuaian kelas lahan akan mengalami peningkatan apabila dilakukan pemupukan yang baik. Pemupukan yang baik pada dasarnya dengan menerapkan konsep tepat cara, tepat dosis, tepat jenis, dan tepat waktu dalam melakukan pemupukan (Khairunisa, 2015).
Tujuan dilakukannya pemupukan yang dikemukakan oleh Rinsema (1989) terbagi atas dua bagian yaitu memberikan ketersediaan unsur hara sehingga cukup dan memperbaiki serta mempelihara kondisi tanah dalam hal struktur, kondisi deraja keasaman, potensi pengikat terhadap zat makanan tanaman.