PERBEDAAN ANTARA MASYARAKAT INDUSTRI DAN NON-INDUSTRI

PERBEDAAN ANTARA MASYARAKAT INDUSTRI DAN NON-INDUSTRI

PERBEDAAN ANTARA MASYARAKAT INDUSTRI DAN NON-INDUSTRI
PERBEDAAN ANTARA MASYARAKAT INDUSTRI DAN NON-INDUSTRI
1.             Masyarakat Industri
Masyarakat Industri adalah masyarakat yang pembagian kerjanya bertambah kompleks, suatu tanda bahwa kapasitas masyarakat semakin tinggi. Solidaritas didasarkan pada hubungan saling ketergantungan antara kelompok-kelompok masyarakat yang telah mengenal pengkhususan. Otonomi sejenis, juga menjadi ciri dari bagian masyarakat industri. Otonomi sejenis dapat diartikan dengan kepandaian khusus yang dimiliki seseorang secara mandiri, sampai pada batas-batas tertentu. Contohnya tukang sepeda, tukang sandal, tukang bubur, dan lain-lainnya.
 
2.             Masyarakat Non-Industri
Terbagi menjadi dua kelompok :
a)        Kelompok Primer
Dalam kelompok primer, interaksi antar anggota terjalin lebih intensif, lebih erat, lebih akrab. Biasa disebut juga dengan kelompok “face to face group”, sebab para anggota kelompok sering berdialog, bertatap muka, karena itu saling mengenal lebih dekat, lebih akrab.
b)        Kelompok sekunder
Antara anggota kelompok sekunder, terpaut saling hubungan tak langsung, formal, juga kurang bersifat kekeluargaan. Oleh sebab itu, sifat interaksi, pembagian kerja, pembagian kerja antaranggota kelompok diluar atas dasar pertimbangan-pertimbangan rasional, Obyektif.