Periodisasi Sastra Lama

Periodisasi Sastra Lama

Periodisasi Sastra Lama
Periodisasi Sastra Lama

Berdasarkan periodisasi di atas maka pembagian periodisasi sastra indonesia
adalah sebagai berikut :

I. Kesusastraan lama, yang dibagi atas:

a. Zaman purba

Generasi awal suatu bangsa disebut masyarakat purba atau primitif merupakan suatu masyarakat yang kehidupannya masih sangat sederhana. Pada jaman tersebut pendududuknya belum memikirkan dan membutuhkan kebutuhan pokok .
Pada jaman purba bangsa Indonesia sudah mempercayai adanya kekuatan kekuatan gaib diluar diri manusia. Misalnya : kepercayaan adanya roh roh jahat yang dapat menggangu ketentraman hidup manusia,atau roh nenek moyang yang melindungi anak cucunya serta percaya benda benda alam yang memiliki kekuatan dahsyat seperti : batu,gunung, laut,pohon dan sebagainya. Atas dasar itu lahirlah karya sastra yang erat kaitannya pada masa itu.
contoh : sastra berupa doa – doa.

b. Zaman hindu budha

Masuknya ajaran Hindu Budha ke indonesia membawa perubahan besar terhadap perkembangan sastra melayu. Pengaruh sastra Hindu Budha melahirkan dongeng-dongeng yg bersumber dari klasik India.
– Pada waktu itu Pujangga di anggap sebagai orang suci mendapat julukan empu.
– Mereka menulis atas kehendak raja atau atas kehendak sendiri yang hasilnya di persembahkan sebagai hadiah buat raja.
Pujangga dan hasil karyanya antara lain:
1. Empu Tantular dengan hasil karya : Arjuna Wiwaha dan Sutasoma yang ditulis pada masa Majapahit
2. Empu Prapanca dengan hasil karyanya : Nagara Kartagama,yang ditulis pada masa Majapahit.
3. Hasil karya berbentuk kitab contoh : Nagara Kartagama, Kitab Weda, Kitab
Arjuna Wiwaha,serta Pararaton.

c. Zaman islam

Islam masuk ke nusantara pada abad ke 7 masehi melalui para pedagang dari Jazirah Persia, Cina, serta India. Bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa Melayu.
Pada masa ini muncul pujangga-pujangga bernapaskan islam dan sangat terkenal karya karyanya berupa syair dan prosa.

d. Zaman abdullah (zaman peralihan)

Baca Juga: