Perlindungan umum dan khusus terhadap penyakit-penyakit tertentu

Memberikan immunisasi pada golongan yang rentan untuk mencegah penyakit.

  1. Isolasi terhadap penderita penyakit menular, misal yang terkena flu burung.
  2. Pencegahan terjadinya kecelakaan baik di tempat umum maupun tempat kerja.
  3. Perlindungan terhadap bahan-bahan yang bersifat karsinogenik, bahan-bahan racun maupun alergi.
  4. Pengendalian sumber-sumber pencemaran.
  5. Penegakkan diagnosa secara dini dan pengobatan yang cepat dan tepat
  6. Mencari kasus sedini mungkin.
  7. Mencari penderita dalam masyarakat dengan jalan pemeriksaan . Misalnya pemeriksaan darah, rontgent paru.
  8. Mencari semua orang yang telah berhubungan dengan penderita penyakit menular untuk diawasi agar bila penyakitnya timbul dapat segera diberikan pengobatan.
  9. Meningkatkan keteraturan pengobatan terhadap penderita.
  10. Pemberian pengobatan yang tepat pada setiap permulaan kasus.
  11. Pembatasan kecacatan (dissability limitation)
  12. Pengobatan dan perawatan yang sempurna agar penderita sembuh dan tak terjadi komplikasi.
  13. Pencegahan terhadap komplikasi dan kecacatan.
  14. Perbaikan fasilitas kesehatan sebagai penunjang untuk dimungkinkan pengobatan dan perawatan yang lebih intensif.
  15. Pemulihan kesehatan (rehabilitation)
  16. Mengembangkan lembaga-lembaga rehabilitasi dengan mengikutsertakan masyarakat.
  17. Menyadarkan masyarakat untuk menerima mereka kembali dengan memberikan dukungan moral setidaknya bagi yang bersangkutan untuk bertahan.
  18. Mengusahakan perkampungan rehabilitasi sosial sehingga setiap penderita yang telah cacat mampu mempertahankan diri.
  19. Penyuluhan dan usaha-usaha kelanjutan yang harus tetap dilakukan seseorang setelah ia sembuh dari suatu penyakit.

Ukuran frekuensi penyakit menunjukkan kepada besarnya masalah kesehatan yang terdapat pada kelompok manusia atau masyarakat. Artinya bila dikaitkan dengan masalah penyakit menunjukkan banyaknya kelompok masyarakat yang terserang penyakit. Untuk mengetahui frekuensi masalah kesehatan yang terjadi pada sekelompok orang/masyarakat dilakukan langkah-langkah :

  1. Menemukan masalah kesehatan, dengan cara mengambil data penderita yang datang ke puskesmas, laporan dari masyarakat yang datang ke puskesmas.
  2. Research atau survei kesehatan , misalnya : Survei Kesehatan Rumah Tangga
  3. Studi kasus , misalnya : kasus penyakit pasca bencana tsunami.

POS-POS TERBARU