Persepsi masyarakat

Persepsi tersebut umumnya berdasar pada kualitas output atau kelulusan siswa suatu sekolah. Sehingga otomatis sekolah tersebut dianggap favorit oleh masyarakat dan menggiring para calon siswa baru untuk berbondong-bondong masuk ke sekolah tersebut. Namun demikian, persepsi sekolah favorit ini menggiring sebagian besar siswa yang memiliki nilai tinggi untuk mendaftar ke sekolah negeri. Akibatnya, pada proses pendaftaran siswa baru sebaran nilai tidak merata, karena pemegang nilai tinggi terkonsentrasi pada sekolah negeri favorit..Akan tetapi keberhasilan sekolah tidak tergantung pada input siswa. Hal itu semua bergantung pada pihak sekolah dalam mengelola kurikulum dan proses pengajaran. (Sumiyo, 2011)

f). Gengsi orang tua

Orangtua hanya berpikir bahwa sekolah negeri memberikan gengsi bagi anak-anaknya. Karena itulah, para orangtua memaksakan dengan berbagai cara untuk anaknya bisa diterima di sekolah negeri.

Tidak selalu sekolah swasta atau yang non favorit nilainya kalah dengan sekolah negeri yang dikenal favorit. (Bambang Mardi, kepala Dindik kab. Tangerang,2011)

g).  Kualitas Output

Output pendidikan dalam arti kualitas nilai akademik siswa yang dihasilkan oleh sekolah swasta biasanya-kita tidak perlu menutup mata akan hal ini, lebih baik dibandingkan dengan sekolah negeri. Sekolah-sekolah andalan peraih medali dalam olimiade sains internasional mayoritas dari sekolah swasta dengan budaya akademik yang kuat. (Mujahid Zulfadli, 2011)

Sumber :

https://callcenters.id/