SEJARAH PEMBENTUKAN MPR

SEJARAH PEMBENTUKAN MPR

SEJARAH PEMBENTUKAN MPR

Dasar pemerintahan Indonesia adalah UUD 1945 pra-amandemen yang disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 atau sehari setelah kemerdekaan Indonesia oleh PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Bentuk pemerintahan serta lembaga-lembaga negara diatur dalam pasal-pasal UUD 1945 pra-amandemen ini.

Sebelumnya, pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Sukarno untuk pertama kalinya mencetuskan konsep pemerintahan di mana aspirasi dan kehendak rakyat dituangkan dalam sistem perwakilan. Tokoh lain seperti Muh. Yamin juga menegaskan pentingnya prinsip kerakyatan dalam konsepsi penyelenggaraan negara.

Begitu juga dengan tokoh lain yaitu Mr. Soepomo yang menegaskan pentingnya Indonesia merdeka berdasarkan prinsip musyawarah. Mr. Soepomo bahkan dengan tegas mengajukan konsep sebuah lembaga musyawarah negara dengan istilah “Badan Permusyawaratan”. Ide ini diambil oleh beliau berdasarkan prinsip kekeluargaan, di mana semua anggota bisa mengutarakan pendapatnya.

Selanjutnya, dalam rapat Panitia kecil Perancang Undang-Undang Dasar, Mr. Soepomo menyampaikan ide bahwa “Badan Permusyawaratan” diubah menjadi “Majelis Permusyawaratan Rakyat”. Majelis ini dianggap sebagai representasi seluruh wakil rakyat, daerah, dan juga golongan. Konsep inilah yang kemudian tertuang dalam UUD 1945 pra-amandemen dan disahkan dalam sidang PPKI pertama.


Sumber: https://www.urusizin.co.id/happy-racing-apk/