Tanya Jawab (FAQ)

Tanya Jawab (FAQ)

Tanya Jawab (FAQ)
Tanya Jawab (FAQ)

T: Maukah Anda mengajari saya cara hacking?

J: Sejak pertama kali halaman ini diterbitkan online, setiap minggu (kadang setiap hari) saya mendapatkan beberapa permintaan dari orang agar saya ‘mengajari hacking dari A-Z’. Sayangnya, saya tidak memiliki waktu atau tenaga untuk ini; proyek-proyek hacking saya telah menghabiskan 110% dari waktu saya.

Meski toh saya ajarkan, hacking adalah sikap dan kemampuan yang pada dasarnya harus dipelajari sendiri. Anda akan menyadari bahwa meskipun para hacker sejati bersedia membantu, mereka tidak akan menghargai Anda jika Anda minta disuapi segala hal yang mereka ketahui.

Pelajari dulu sedikit hal. Tunjukkan bahwa Anda telah berusaha, bahwa Anda mampu belajar mandiri. Barulah ajukan pertanyaan-pertanyaan spesifik pada hacker yang Anda jumpai.

Jika toh Anda mengirim email pada seorang hacker untuk meminta nasihat, ketahuilah dahulu dua hal. Pertama, kami telah menemukan bahwa orang-orang yang malas dan sembrono dalam menulis biasanya terlalu malas dan sembrono dalam berpikir sehingga tidak cocok menjadi hacker — karena itu usahakanlah mengeja dengan benar, dan gunakan tata bahasa dan tanda baca yang baik, atau Anda tidak akan diacuhkan. Kedua, jangan berani-berani meminta agar jawaban dikirim ke alamat email lain yang berbeda dari alamat tempat Anda mengirim email; kami menemukan orang-orang ini biasanya pencuri yang memakai account curian, dan kami tidak berminat menghargai pencuri.

T: Jadi bagaimana cara memulai?

J: Cara terbaik adalah barangkali mengunjungi pertemuan KPLI (kelompok pengguna Linux) setempat. Anda dapat menemukan kelompok yang dimaksud di LDP General Linux Information Page; mungkin ada satu yang di dekat Anda, kemungkinan terkait dengan sebuah sekolah atau universitas. Anggota KPLI kemungkinan akan memberi Anda Linux jika Anda meminta, dan sudah pasti akan menolong Anda menginstall Linux dan mulai memakainya.

T: Kapan saya harus mulai? Apakah sudah terlambat?

J: Di usia mana pun saat Anda mulai termotivasi, itu usia yang baik. Kebanyakan orang mulai tertarik di usia 15 s.d. 20, tapi banyak perkecualian (lebih tua maupun lebih muda).

T: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk belajar hacking?

J: Bergantung seberapa besar bakat dan usaha Anda. Kebanyakan orang memperoleh keahlian yang cukup dalam delapan belas bulan atau dua tahun, jika mereka berkonsentrasi. Tapi jangan pikir setelah itu selesai; jika Anda hacker sejati, Anda akan menghabiskan sisa waktu belajar dan menyempurnakan keahlian.

T: Apakah Visual Basic atau Delphi bahasa permulaan yang bagus?

J: Tidak, karena mereka tidak portabel. Belum ada implementasi open-source dari bahasa-bahasa ini, jadi Anda akan terkurung di platform yang dipilih oleh vendor. Menerima situasi monopoli seperti itu bukanlah cara hacker.

Visual Basic amat jelek. Fakta bahwa bahasa ini proprietary dari Microsoft sudah cukup untuk mendiskualifikasikannya, dan seperti halnya Basic-Basic yang lain, bahasa ini didisain dengan jelek dan akan mengajarkan kepada Anda kebiasaan-kebiasaan memrogram yang jelek.

T: Maukah Anda membantu saya meng-crack sistem ini, atau mengajari saya cara cracking?

J: Tidak. Jika orang masih mengajukan pertanyaan bodoh seperti di atas setelah membaca tulisan ini, berarti dia terlalu bodoh untuk dididik, meskipun saya memiliki waktu untuk mendidiknya. Setiap email kepada saya dengan permintaan semacam ini akan diabaikan atau dijawab dengan amat kasar.

T: Bagaimana cara mendapatkan password account orang lain?

J: Ini cracking. Pergi sana, bodoh.

T: Bagaimana cara menembus/membaca/memonitor email orang lain?

J: Ini cracking. Jauh-jauh sana, goblok.

T: Bagaimana cara mencuri privilege op chanel di IRC?

J: Ini cracking. Enyah kau, cretin. (Catatan: lihat Jargon File).

T: Saya dicrack. Maukah Anda menolong saya mencegah serangan berikutnya?

J: Tidak. Setiap kali saya ditanya pertanyaan di atas sejauh ini, ternyata penanyanya seseorang yang menggunakan Microsoft Windows. Tidak mungkin secara efektif melindungi sistem Windows dari serangan crack; kode dan arsitektur Windows terlalu banyak mengandung cacat, sehingga berusaha mengamankan Windows seperti berusaha menyelamatkan kapal yang bocor dengan saringan. Satu-satunya cara pencegahan yang andal adalah berpindah ke Linux atau sistem operasi lain yang setidaknya dirancang untuk keamanan.

Sumber : https://cloudsoftwareprogram.org/