Urgensi Program Semester

Bila seorang guru mengajar tanpa membuat prota dan promes maka yang terjadi adalah banyak guru yang keteteran menyelesaikan materi yang akan diberikan kepada siswanya, bahkan ada guru yang tidak dapat menyelesaikan materinya.

Pertama, Kemungkinan keterlambatan materi disebabkan oleh kurangnya siswa menangkap materi yang disajikan sehingga guru harus mengulang-ulang materi agar kelas yang diampunya dapat tuntas. Konsekuensinya adalah menambah alokasi waktu untuk materi tersebut, dampaknya justru berpengaruh pada SK dan KD yang lain.

Kedua, Tidak ada peta materi dalam hitungan semester dan tahun, peta materi penting untuk mengetahui distribusi materi terhadap alokasi waktu. Peta materi yang dimaksud tidak lain adalah Program tahunan (Prota) dan Program semester (Promes), kedua program ini disusun untuk menjadi pedoman dan batasan guru untuk menyajikan materi terhadap alokasi waktu, apakah selama satu semester atau selama satu tahun pelajaran.

Beberapa akibat yang timbul oleh tidak adanya Prota dan Promes, antara lain:

  1. Materi tidak tuntas
  2. Tidak jelas alokasi waktu per SK dan KD
  3. Ulangan tidak terkontrol berdasarkan SK dan KD
  4. Pemetaan SK dan KD tidak terstruktur dan sistematik
  5. Pembagian materi per semester tidak jelas

Dan masih banyak lagi, karena begitu pentingnya Prota dan Promes maka guru sebelum melaksanakan pembelajaran harus menyelesaikan kedua program ini. Sebagian guru menjelaskan bahwa sebelum menyusun RPP sebagai rencana skenario pembelajaran, maka Promes dan Prota harus disiapkan terlebih dahulu, sehingga pembagian pertemuan pembelajaran dapat terdistribusi secara keseluruhan berdasarkan SK dan KD dengan mempertimbangkan alokasi waktu yang tersedia.

  1. Langkah-langkah Penyusunan Program Semester
  2. Memasukkan KD, topik dan sub topik bahasan dalam format Program Semester.
  3. Menentukan jumlah jam pada setiap kolom minggu dan jumlah tatap muka per minggu untuk mata pelajaran.
  4. Mengalokasikan waktu sesuai kebutuhan bahasan topik dan sub topik pada kolom minggu dan bulan.
  5. Hitung alokasi waktu dalam setahun berdasarkan kalender pendidikan yang diterbitkan oleh satuan pendidikan..

Hal – hal yang diperhatikan adalah :

  1. banyaknya pekan dalam setiap bulan
  2. jumlah pekan efektif per bulan (pekan dimana terjadi KBM)
  3. jumlah pekan tidak efektif (pekan dimana tidak terjadi KBM misal HUT Sekolah, Hari libur umum dan lain-lain)
  4. total pekan, pekan efektif, pekan tidak efektif per tahun.
  5. Hitung alokasi waktu per semester

Hal-hal yang diperhatikan sama dengan perhitungan alokasi waktu dalam setahun.

  1. Menentukan jumlah jam efektif per semester

Hal-hal yang diperhatikan adalah :

  1. Banyaknya pekan efektif pada perhitungan alokasi waktu per semester dikurangi pekan tidak efektifnya. Contoh : Pekan dalam semester ini 26 pekan, yang tidak efektif 9 pekan maka pekan efektif adalah 26-9=17 Pekan.
  2. Jam efektif semester adalah hasil perkalian pekan efektif dengan jumlah jam pelajaran per minggu. Misal : Fisika kelas VII Jumlah jam per minggu 2 jam/ kelas. Maka jam pelajaran efektif per semester adalah 17 x 2 jam pel = 34 jam pel.
  3. Distribusi alokasi waktu

Hal-hal yang diperhatikan adalah :

  1. Hitung banyaknya kompetensi dasar dalam semester berjalan.
  2. Tentukan kedalaman dan keluasan materi pada Kompetensi Dasar tersebut.
  3. Sebarkan jam efektif yang telah dihitung pada setiap Kompetensi Kasar berdasarkan keluasan dan kedalamannya.
  4. jabarkan hasil penyebaran tersebut pada matriks yang telah dilengkapi dengan bulan dan minggu selama 1 semester dengan memperhatikan juga minggu / hari tidak efektif.

baca juga :