Yang Boleh Menggunakan Kontrasepsi Suntikan Progestin

  1. Usia produksi
  2. Nulipara dan yang telah memiliki anak
  3. Menghendaki kontrasepsi jangka panjang dan yang memiliki efektifitas tinggi.
  4. Menyusui dan membutuhkan kontrasepsi yang sesuai
  5. Setelah abortus/keguguran
  6. Telah banyak anak, tetapi belum menghendaki tubektomi
  7. Perokok
  8. Tekanan darah < 180/110 mmHg dengan masalah gangguan pembekuan darah atau anemia bulan sabit.
  9. Menggunakan obat untuk epilepsi (fenitonin dan barbiturat) atau obat tuberkulosis (nofampisin)
  10. Tidak dapat memakain kontrasepsi yang mengandung estrogen
  11. Sering lupa menggunakan kontrasepsi pil kontrasepsi
  12. Anemia defisiensi besi
  13. Mendekati usia menopouse dan tidak mau / tidak boleh menggunakan pil kombinasi.

Yang Tidak Boleh Menggunakan Kontrasepsi Suntikan Progestin

  1. Hamil atau dicurigai hamil (resiko cacat pada janin 7 per 100.000 kelahiran)
  2. Perdarahan pervaginam yang belum jelas penyebabnya
  3. Tidak dapat menerima terjadinya gangguan haid, terutama amenorhoe
  4. Penderita kanker payudara atau riwayat kanker payudara
  5. Diabetes mellitus disertai komplikasi
  6. Waktu Menggunakan Kontrasepsi Suntik Progestin
  7. Setiap saat selama siklus haid, asal Ibu tersebut tidak hamil
  8. Mulai hari pertama sampai hari ke-7 siklus haid
  9. Ibu yang tidak haid, injeksi pertama tersebut dapat diberikan setiap saat asalkan saja Ibu tersebut tidak hamil, selama 7 hari setelah suntikan tidak boleh melakukan hubungan seksual.
  10. Ibu yang menggunakan kontrasepsi hormonal lain dan ingin mengganti dengan kontrasepsi suntikan. Bila Ibu telah menggunakan kontrasepsi hormonal sebelumnya secara benar dan Ibu tersebut tidak hamil suntikan pertama dapat segera diberikan. Tidak perlu menunggu sampai haid berikutnya datang.
  11. bila Ibu sedang menggunakan jenis kontrasepsi jenis lain dan ingin menggantinya dengan jenis kontrasepsi suntikan yang lain lagi, kontrasepsi suntikan yang akan diberikan dimulai pada saat jadwal kontrasepsi suntikan yang sebelumnya.
  12. Ibu yang menggunakan kontrasepsi non hormonal dan ingin menggantinya dengan kontrasepsi hormonal, suntikan pertama konrtasepsi hormonal yang akan diberikan dapat segera diberikan, asal saja Ibu tersebut tidak hamil dan pemberiannya tidak perlu menunggu haid berikutnya datang. Bila Ibu disuntik setelah hari ke-7 haid, Ibu tersebut selama 7 hari setelah suntikan tidak boleh melakukan hubungan seksual.
  13. Ibu ingin menggantikan AKDR dengan kontrasepsi hormonal, suntikan pertama dapat diberikan pada hari pertama sampai hari ke-7 siklus haid atau dapat diberikan setiap saat setelah hari ke-7 siklus haid, adal saja yakin Ibu tersebut tidak hamil.

Baca juga: